Penangkapan para pejabat dan orang penting
Yeremia 52:25
Kehancuran Yerusalem dan Pembuangan Yehuda
PerikopYerusalem Mengalami Kejatuhan · Yeremia 52:1-30 →“Dari kota itu, dia menangkap seorang pegawai istana yang mengepalai para tentara, 7 orang penasihat raja, juru tulis komandan pasukan yang mengerahkan orang-orang di negeri itu, dan 60 orang penduduk negeri itu yang ditemukan di tengah kota.”Yeremia 52:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dari kota itu ditangkapnya seorang pegawai istana yang diangkat mengepalai prajurit-prajurit dan tujuh orang pelayan pribadi raja yang terdapat di kota itu, dan panitera panglima tentara yang mengerahkan rakyat negeri menjadi tentara, dan enam puluh orang dari rakyat negeri yang terdapat di tengah-tengah kota itu.”Yeremia 52:25 · TB
Terjemahan Baru
“ketujuh penasihat pribadi raja yang masih berada di kota, panglima, wakil panglima yang mengurus administrasi tentara, dan enam puluh orang pembesar lainnya.”Yeremia 52:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“He took also out of the city an eunuch, which had the charge of the men of war; and seven men of them that were near the king’s person, which were found in the city; and the principal scribe of the host, who mustered the people of the land; and threescore men of the people of the land, that were found in the midst of the city.”Yeremia 52:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 52:25?
Ayat ini menggambarkan saat Yerusalem jatuh ke tangan Babel. Dari kota itu, pasukan Babel menangkap seorang pegawai istana yang memimpin tentara, tujuh orang penasihat raja, juru tulis komandan pasukan, dan enam puluh orang penduduk negeri yang masih ada di kota. Mereka semua adalah tokoh penting yang akhirnya ditawan.
Latar belakang
Pembuangan para pejabat dan orang penting
Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal Babel, menangkap sejumlah pejabat dan tokoh penting Yerusalem. Mereka termasuk seorang pegawai istana, tujuh penasihat raja, juru tulis komandan pasukan, dan enam puluh orang penduduk. Mereka akan dibawa ke Ribla untuk diadili.
Di mana
Yerusalem
Kota yang sedang dikepung dan diambil alih
Kapan
~586 SM
Kejatuhan Yerusalem
Yang berbicara
Narator
Komentator kisah penulis kitab, ~abad ke-6 SM
Kepada
Pembaca kitab
Orang-orang yang ingin memahami sejarah Yehuda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סָרִיס
saris · pegawai istana
pejabat istana, sering kali orang kepercayaan raja
רֹאֶה
ro'eh · penasihat
orang yang melihat, bisa berarti penasihat atau pelihat
עַם הָאָרֶץ
am ha'aretz · penduduk
orang-orang biasa yang tinggal di tanah itu
Istilah 'penasihat' (ro'eh) sebenarnya berarti 'pelihat' — orang yang melihat visi. Ini menunjukkan bahwa para pemimpin yang diambil bukan hanya politikus, tetapi juga yang memiliki peran spiritual, sehingga kehilangan mereka sangat terasa.
Tahukah kamu
Tujuh penasihat raja?
Tujuh penasihat raja mungkin merujuk pada pejabat istana yang dekat dengan raja, seperti yang juga muncul dalam Kitab Ester (Ester 1:14).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 52:25
2 Raja-raja 25:19
Paralel hampir identik
“Dari kota itu ditangkapnya seorang pegawai istana yang mengepalai para tentara, dan lima orang penasihat raja...”
Yeremia 39:9
Peristiwa yang sama
“Kemudian Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal, menangkap dan membuang ke Babel sisa-sisa penduduk yang masih tinggal di kota itu...”
Yeremia 52:15
Kontek kepemimpinan
“Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal itu, membuang sejumlah orang miskin, sisa-sisa penduduk...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 52:25
✕ Sering dikira
Pegawai istana itu seorang kasim (sering diartikan demikian).
✓ Yang sebenarnya
Kata saris memang bisa berarti kasim, tetapi di sini lebih tepat berarti pejabat istana.
✕ Sering dikira
Tujuh penasihat raja adalah tujuh nabi atau pelihat terkenal.
✓ Yang sebenarnya
Mereka adalah sekelompok pejabat istana yang menjadi penasihat, bukan nabi resmi.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 52:25
Perhatikan bahwa Allah mengizinkan para pemimpin dan tokoh penting untuk dibuang. Hal ini mengingatkan kita bahwa jabatan dan kekuasaan tidak menjamin keselamatan. Mari kita lebih bergantung pada Tuhan daripada pada posisi atau pengaruh kita.
Tuhan, ajar aku untuk tidak mengandalkan kekuasaan atau jabatan, melainkan hanya kepada-Mu. Amin.