Penawanan pejabat istana
2 Raja-raja 25:19
Keruntuhan Yerusalem dan Pembuangan
“Dari kota itu, dia juga menangkap seorang pegawai istana yang mengepalai para tentara, 5 orang penasihat raja, juru tulis panglima tentara yang mengerahkan orang-orang di negeri itu, dan 60 orang penduduk negeri itu yang ditemukan di kota.”2 Raja-raja 25:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dari kota itu ditangkapnya seorang pegawai istana yang diangkat mengepalai tentara, dan lima orang pelayan pribadi raja yang terdapat di kota itu, dan panitera panglima tentara yang mengerahkan rakyat negeri menjadi tentara, dan enam puluh orang dari rakyat negeri yang terdapat di kota itu.”2 Raja-raja 25:19 · TB
Terjemahan Baru
“(25:18)”2 Raja-raja 25:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dari dalam kota Yerusalem juga ditangkap seorang panglima tentara, lima orang penasihat raja, sekretaris militer yang bertugas menghimpun rakyat ke dalam angkatan perang, dan enam puluh warga biasa yang sedang bersembunyi.”2 Raja-raja 25:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And out of the city he took an officer that was set over the men of war, and five men of them that were in the king’s presence, which were found in the city, and the principal scribe of the host, which mustered the people of the land, and threescore men of the people of the land that were found in the city:”2 Raja-raja 25:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 25:19?
Ayat ini menggambarkan penangkapan para pejabat penting Yehuda oleh panglima Babel. Mereka termasuk pegawai istana, penasihat raja, juru tulis, dan enam puluh orang rakyat yang ditemukan di kota. Ini menunjukkan bahwa tidak ada yang luput dari pembuangan; semua lapisan masyarakat terkena dampaknya.
Latar belakang
Mereka yang Dibawa ke Ribla
Nebuzaradan menangkap para pejabat penting yang tersisa di Yerusalem, termasuk seorang pegawai istana, lima penasihat raja, seorang juru tulis panglima, dan enam puluh rakyat biasa. Mereka dibawa menghadap raja Babel di Ribla.
Di mana
Yerusalem
Saat kota dihancurkan, di dekat istana
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penulis 2 Raja-raja
Sejarawan yang mencatat peristiwa penting, ~30 tahun
Kepada
Orang-orang buangan di Babel
Orang Yehuda yang dibuang, merindukan tanah air
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פַּלְטִין
palatin · istana
Istana atau benteng, di sini merujuk pada pejabat tinggi istana.
חֲמִשָּׁה
khamishah · lima
Lima, angka yang menunjukkan jumlah penasihat raja.
אֶרֶץ
erets · negeri
Tanah atau negeri, menunjuk pada orang-orang dari Yehuda.
Kata 'istana' dan 'negeri' menunjukkan bahwa para pemimpin sipil dan militer menjadi sasaran penawanan, bukan hanya para imam.
Tahukah kamu
Berapa Banyak yang Ditangkap?
Catatan ini menyebut total 72 orang, tidak termasuk imam dan penjaga pintu yang disebut sebelumnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 25:19
Yeremia 52:25
Daftar serupa
“Ia juga menangkap seorang sida-sida yang mengepalai para tentara, tujuh orang penasihat raja, ...”
2 Raja-raja 25:18
Lanjutan penawanan
“Kemudian, kepala pasukan pengawal itu menangkap Seraya, imam kepala, ...”
Yesaya 39:7
Nubuat pembuangan
“Dan sebagian dari anak-anakmu yang keluar dari kandunganmu akan diambil untuk menjadi sida-sida di istana raja Babel.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 25:19
✕ Sering dikira
Menganggap hanya orang-orang penting yang ditawan, rakyat biasa dibiarkan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat menyebut enam puluh penduduk negeri juga ditangkap, jadi bukan hanya elite.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa mereka semua langsung dibunuh di Yerusalem.
✓ Yang sebenarnya
Mereka dibawa ke Ribla untuk diadili raja Babel, dan hukuman dijatuhkan di sana.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 25:19
Saat menghadapi konsekuensi, jangan merasa diri terlalu penting atau terlalu rendah untuk terkena dampak. Semua orang sama di hadapan Tuhan, dan setiap kita bertanggung jawab atas pilihan kita. Mari rendah hati dan mengandalkan Tuhan dalam segala situasi.
Tuhan, ajar kami untuk rendah hati dan menyadari bahwa semua orang sama di hadapan-Mu, serta beri kami kekuatan untuk bertanggung jawab atas setiap perbuatan kami. Amin.