Kota Babel menjadi padang gurun

Yeremia 51:43

Penghakiman atas Babel

Kota-kotanya telah menjadi suatu kengerian, suatu tanah kering dan suatu padang gurun, Suatu negeri yang di dalamnya tidak seorang pun tinggal, dan tidak seorang pun melintasinya.

Yeremia 51:43 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 51:43?

Ayat ini menggambarkan kehancuran total Babel: kota-kotanya menjadi kengerian, tanah kering, padang gurun, dan tidak ada penduduk atau orang yang melintas. Ini adalah gambaran penghakiman Allah yang dahsyat atas Babel karena kesombongan dan kejahatannya.

Latar belakang

Babel menjadi sunyi

Tuhan menyatakan bahwa kota-kota Babel akan menjadi tempat yang mengerikan, kering dan gurun, tanpa penghuni dan tidak dilewati orang. Ini adalah kepastian kehancuran total.

Di mana

Babel

Nubuat tentang Babel, kota di tepi Sungai Efrat

Kapan

~590 SM

Penghakiman dan Pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nebukadnezar merebut Yerusalem
Babel jatuh ke Media
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, yang berfirman melalui Yeremia

Y

Kepada

Yeremia

Nabi yang melayani di Yehuda, ~60 tahun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שַׁמָּה

shammah · kengerian

kehancuran yang menakjubkan, kekagetan

צִיָּה

tsiyyah · padang gurun

tanah kering tanpa air

אֵין יוֹשֵׁב

en yoshev · tidak seorang pun tinggal

tidak ada penduduk, sepi total

Kata kunci ini menggambarkan Babel yang tadinya ramai dan subur menjadi sepi dan tandus, sebuah kontras yang menegaskan penghakiman yang dahsyat.

Tahukah kamu

Babel pernah menjadi kota terbesar di dunia

Pada zaman Nebukadnezar, Babel memiliki taman gantung terkenal, salah satu keajaiban dunia kuno.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 51:43

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 51:43

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya kiasan, bukan nubuat nyata.

✓  Yang sebenarnya

Ini nubuat yang digenapi secara historis, meskipun juga punya makna rohani.

✕  Sering dikira

Mengira Babel hancur seketika, padahal proses penaklukannya bertahap.

✓  Yang sebenarnya

Nubuat ini digenapi dalam kurun waktu, bukan dalam sekejap.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 51:43

Ketika kita hidup jauh dari Allah, kita bisa berakhir seperti Babel—kosong dan tandus. Mari kita jaga hati agar tetap dekat dengan Tuhan, supaya hidup kita tidak menjadi kering dan tidak berguna.

Tuhan, jauhkanlah aku dari jalan kehancuran dan bawalah aku selalu dalam hadirat-Mu. Amin.