Perintah Jangan Tahan

Yeremia 51:3

Pembalasan TUHAN atas Babel

Jangan biarkan pemanah melengkungkan busurnya, dan jangan biarkan dia berdiri dengan baju zirahnya. Jangan menyayangkan orang-orang mudanya, hancurkan seluruh tentaranya!

Yeremia 51:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 51:3?

Ayat ini berisi perintah untuk tidak membiarkan pemanah melengkungkan busurnya atau berdiri dengan baju zirahnya, melainkan menghancurkan tentara Babel tanpa ampun. Ini menunjukkan hukuman yang keras dan tanpa belas kasihan bagi Babel.

Latar belakang

Kehancuran total diperintahkan

Tuhan memerintahkan agar pemanah tidak melengkungkan busur dan prajurit tidak memakai baju zirah, serta tidak menyayangkan pemuda dan menghancurkan tentara. Ini adalah perintah untuk menghukum Babel tanpa ampun.

Di mana

Yerusalem

0

Kapan

~590 SM

Kerajaan Yehuda runtuh

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan Yerusalem pertama
Babel jatuh ke Media
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang melayani 40+ tahun, saksi kejatuhan Yehuda

P

Kepada

Pembaca Kitab Yeremia

Orang-orang Yehuda di pembuangan dan sesudahnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּרַךְ

darak · pemanah

melangkah, menginjak, melengkungkan busur

סְרִיוֹן

seryon · baju zirah

baju besi, pelindung

חָמַל

chamal · menyayangkan

menyayangi, mengasihani, menyayangkan

Kata kerja 'darak' (melengkungkan) dan 'chamal' (menyayangkan) menunjukkan tindakan yang sengaja dihentikan. Ini menekankan bahwa kehancuran Babel akan total tanpa belas kasihan.

Tahukah kamu

Busur yang tidak dipakai

Di zaman kuno, busur adalah senjata utama, dan perintah untuk tidak melengkungkan busur berarti menyerang dengan senjata lain atau tanpa perlawanan. Ini menekankan bahwa pertahanan Babel akan sia-sia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 51:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 51:3

✕  Sering dikira

Ayat ini memerintahkan kekejaman tanpa batas.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah bahasa perang hukuman dari Allah, bukan perintah untuk membantai orang yang tidak bersalah.

✕  Sering dikira

Ayat ini tidak relevan untuk zaman sekarang karena Allah tidak lagi menghakimi bangsa.

✓  Yang sebenarnya

Prinsip Allah yang menghakimi dan membela umat-Nya tetap relevan, walau bentuknya berbeda.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 51:3

Meskipun perintah ini berbicara tentang hukuman, kita belajar bahwa Tuhan serius terhadap dosa. Di sisi lain, kita bisa bersyukur karena di dalam Kristus, kita tidak lagi menerima hukuman yang setimpal, melainkan kasih karunia. Jangan pernah mempermainkan dosa.

Tuhan, terima kasih untuk kasih karunia-Mu yang menyelamatkanku dari hukuman yang layak kuterima. Mampukan aku hidup dalam keseriusan untuk menjauhi dosa. Amin.