Roh Perusak Dibangkitkan

Yeremia 51:1

Pembalasan TUHAN atas Babel

“Beginilah firman TUHAN, “Ketahuilah, Aku akan membangkitkan terhadap Babel, dan terhadap orang-orang yang tinggal di tengah-tengah mereka, suatu roh perusak.”

Yeremia 51:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 51:1?

Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan berdaulat atas sejarah. Dia membangkitkan 'roh perusak' untuk menghancurkan Babel, yang menjadi alat kejahatan-Nya. Artinya, Tuhan dapat memakai siapa saja, bahkan bangsa asing, untuk melaksanakan keadilan-Nya.

Latar belakang

TUHAN melawan Babel

Firman TUHAN menyatakan bahwa Dia akan membangkitkan roh perusak untuk melawan Babel dan penduduknya. Ini menandakan hukuman yang akan datang, meskipun Babel saat itu tampak perkasa.

Di mana

Yerusalem

0

Kapan

~590 SM

Kerajaan Yehuda runtuh

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan Yerusalem pertama
Babel jatuh ke Media
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang melayani 40+ tahun, saksi kejatuhan Yehuda

P

Kepada

Pembaca Kitab Yeremia

Orang-orang Yehuda di pembuangan dan sesudahnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קוּם

qum · membangkitkan

membangkitkan, menegakkan, memunculkan

רוּחַ

ruach · roh

roh, angin, nafas

מַשְׁחִית

mashchit · perusak

penghancur, perusak

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa kehancuran Babel bukan kebetulan, melainkan tindakan Allah yang sengaja membangkitkan kuasa penghancur. Ruach juga bisa berarti angin, mengingatkan pada kuasa Allah yang tak terlihat.

Tahukah kamu

Babel yang sama sekali berbeda

Babel yang dihancurkan di sini adalah Babel di zaman Perjanjian Lama, bukan kota Babilonia yang terkenal di kemudian hari. Namun kata 'perusak' dalam bahasa Ibrani juga bisa berarti 'angin timur yang menyapu'.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 51:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 51:1

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti Allah membangkitkan kejahatan dari diri-Nya sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Allah memakai agen-agen historis (seperti Media-Persia) untuk melaksanakan hukuman, bukan menciptakan kejahatan.

✕  Sering dikira

Nubuat ini khusus untuk Babel zaman dahulu, tidak berlaku lagi.

✓  Yang sebenarnya

Babel dalam Alkitab sering menjadi lambang kekuatan yang menentang Allah, dan prinsip pembalasan-Nya tetap relevan.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 51:1

Tuhan tidak tinggal diam melihat kejahatan. Saat kita diperlakukan tidak adil, kita bisa percaya bahwa Tuhan punya rencana untuk menegakkan keadilan pada waktu-Nya. Sebaliknya, kita juga perlu introspeksi: apakah kita sedang menjadi alat perusak atau alat kebaikan?

Tuhan, aku percaya Engkau berdaulat atas segala keadaan. Ajari aku untuk menjadi alat kebaikan-Mu, bukan alat perusak. Amin.