Hati yang Keras
Yeremia 5:3
Mencari Satu Orang yang Benar
“Ya TUHAN, bukankah mata-Mu mengharapkan kebenaran? Engkau telah memukul mereka, tetapi mereka tidak menderita. Engkau telah menghancurkan mereka, tetapi mereka menolak untuk dikoreksi. Mereka telah membuat wajah mereka lebih keras daripada batu, mereka telah menolak untuk bertobat.”Yeremia 5:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ya TUHAN, tidakkah mata-Mu terarah kepada kebenaran? Engkau memukul mereka, tetapi mereka tidak kesakitan; Engkau meremukkan mereka, tetapi mereka tidak mau menerima hajaran. Mereka mengeraskan kepalanya lebih dari pada batu, dan mereka tidak mau bertobat.”Yeremia 5:3 · TB
Terjemahan Baru
“Sesungguhnya yang dituntut oleh TUHAN ialah kesetiaan. TUHAN memukul kamu, tapi kamu tidak peduli. Ia meremukkan kamu, tapi kamu tidak mau diajar. Kamu keras kepala, dan tak mau bertobat dari dosa-dosamu.”Yeremia 5:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“O LORD, are not thine eyes upon the truth? thou hast stricken them, but they have not grieved; thou hast consumed them, but they have refused to receive correction: they have made their faces harder than a rock; they have refused to return.”Yeremia 5:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 5:3?
Tuhan telah menghukum umat-Nya dengan berbagai cara, tetapi mereka tidak mau bertobat. Mereka mengeraskan hati seperti batu, menolak koreksi. Mata Tuhan mencari kebenaran, tetapi yang ditemukan adalah kedegilan. Ini adalah gambaran manusia yang menolak teguran Tuhan.
Latar belakang
Kekecewaan Nabi
Yeremia mengakui bahwa Tuhan mengharapkan kebenaran, tetapi hukuman-Nya tidak membuat orang bertobat. Mereka mengeraskan hati dan menolak koreksi.
Di mana
Yerusalem
Di jalan-jalan Yerusalem, sambil merenung
Kapan
~605 SM
Kerajaan Yehuda akhir
Yang berbicara
Yeremia
Nabi yang dipanggil Tuhan, ~50 tahun
Kepada
TUHAN
Allah Israel, yang diajak berbicara oleh Yeremia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָשָׁא
nasa · mengharapkan
mencari, menuntut, mengharapkan
יָסַר
yasar · dikoreksi
mendisiplin, mengajar, memperingatkan
שׁוּב
shuv · bertobat
berbalik, kembali, berubah pikiran
Kata 'yasar' dan 'shuv' menunjukkan bahwa Tuhan ingin umat-Nya belajar dari disiplin dan berbalik kepada-Nya. Tetapi mereka memilih hati yang keras, menolak untuk berubah.
Tahukah kamu
Hukuman yang tidak mempan
Istilah 'memukul' (nakah) dalam bahasa Ibrani sering dipakai untuk hukuman fisik, tetapi di sini berarti malapetaka yang seharusnya menyadarkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 5:3
Yesaya 1:5
Keras kepala
“Di mana kamu akan dipukul lagi, kamu yang terus memberontak?”
Amsal 29:1
Hukuman bagi yang keras
“Orang yang sering diperingatkan tetapi tetap keras kepala akan dihancurkan secara mendadak.”
Wahyu 16:9
Tidak mau bertobat
“Mereka menghujat Allah... dan mereka tidak bertobat untuk memuliakan Dia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 5:3
✕ Sering dikira
Tuhan tidak peduli dengan penderitaan manusia.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menghukum untuk tujuan koreksi, bukan karena kejam.
✕ Sering dikira
Hati yang keras berarti tidak bisa bertobat.
✓ Yang sebenarnya
Keras hati adalah pilihan manusia, bukan ketidakmampuan mutlak.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 5:3
Ketika kita gagal atau menghadapi masalah, apakah kita mau menerima teguran dan berubah, atau justru menyalahkan orang lain dan mengeraskan hati? Hari ini, belajarlah menerima masukan dengan rendah hati, karena itu bisa menjadi cara Tuhan membentuk kita.
Tuhan, lembutkan hatiku agar aku peka terhadap teguran-Mu dan mau bertobat dengan sungguh-sungguh. Amin.