Ketidaksetiaan Kaum Israel

Yeremia 5:11

Keadilan yang Hilang di Yerusalem

Sebab, kaum Israel dan kaum Yehuda sudah benar-benar tidak setia kepada-Ku,” firman TUHAN.

Yeremia 5:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 5:11?

Tuhan menyatakan bahwa kaum Israel dan kaum Yehuda sudah benar-benar tidak setia kepada-Nya. Ini adalahvonis yang tegas: keduanya telah berlaku curang. Israel (kerajaan utara) dan Yehuda (kerajaan selatan) sama-sama berdosa, melanggar perjanjian dengan Allah. Ketidaksetiaan mereka adalah akar dari penghukuman yang akan datang.

Latar belakang

Sumpah Dusta dan Kebohongan

TUHAN menegaskan bahwa Israel dan Yehuda telah benar-benar tidak setia kepada-Nya, berbohong tentang TUHAN dengan berkata bahwa kemalangan tidak akan menimpa mereka. Mereka menyangkal firman-Nya dan menolak kenyataan akan hukuman.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks khotbah nubuat

Kapan

~600 SM

Periode Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemerintahan Yosia berakhir
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, hakim yang adil

K

Kepada

Kaum Israel dan Yehuda

Dua kerajaan yang telah berkhianat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָכֵן

aken · benar-benar

sungguh-sungguh, pasti

בָּגַד

bagad · tidak setia

bertindak khianat atau curang

כִּחֵשׁ

kichash · berbohong

menyangkal, berdusta, menipu

Ketiga kata ini menekankan bahwa ketidaksetiaan Israel bukan hanya keliru, tetapi disengaja dan penuh tipu daya. Mereka menyangkal kebenaran TUHAN secara aktif.

Tahukah kamu

Kata 'setia' dalam Bahasa Ibrani

Kata yang diterjemahkan 'tidak setia' adalah 'bagad' yang juga berarti 'bertindak curang' atau 'berkhianat', sering dipakai untuk perzinahan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 5:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 5:11

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya berlaku untuk Israel kuno, tidak relevan untuk masa kini.

✓  Yang sebenarnya

Prinsip kesetiaan kepada Allah tetap berlaku bagi semua orang percaya di segala zaman.

✕  Sering dikira

Ketidaksetiaan Israel berarti Allah tidak lagi setia pada perjanjian-Nya.

✓  Yang sebenarnya

Allah tetap setia, tetapi umat yang melanggar perjanjian akan menerima konsekuensi.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 5:11

Ketidaksetiaan sering kali dimulai dari hal-hal kecil yang dibiarkan. Tanpa disadari, kita bisa berlaku curang kepada Tuhan dalam banyak aspek hidup. Mari periksa komitmen kita kepada-Nya: apakah kita setia dalam ibadah, waktu, dan panggilan kita?

Tuhan, ampunilah ketidaksetiaanku. Pulihkanlah komitmenku kepada-Mu, dan jadikan aku pribadi yang teguh dalam mengikut Engkau, Amin.