Kota pujian menjadi sunyi
Yeremia 49:25
Hukuman atas Damsyik
“Betapa kota pujian itu telah ditinggalkan, kota sukacita-Ku!”Yeremia 49:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sungguh, kota yang terpuji itu sudah ditinggalkan, kota kegirangan itu!”Yeremia 49:25 · TB
Terjemahan Baru
“Kota termasyhur dan riang gembira itu kini sepi tanpa penghuni.”Yeremia 49:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“How is the city of praise not left, the city of my joy!”Yeremia 49:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 49:25?
Ayat ini meratapi Damsyik, kota yang terkenal dan menjadi kebanggaan, yang akan ditinggalkan dan dihancurkan. Ini menunjukkan bahwa kehancuran akan menimpa kota yang sombong dan penuh sukacita, mengingatkan bahwa kemuliaan manusia tidak abadi.
Latar belakang
Ratapan atas Damsyik
Yeremia mengucapkan perkataan TUHAN yang menghakimi Damsyik, kota yang dahulu dipuji dan menjadi sukacita. Ia menubuatkan kehancuran totalnya, di mana orang-orang muda akan tewas di jalan-jalan.
Di mana
Yerusalem
Di bait Allah, siang hari
Kapan
~600 SM
Zaman para nabi
Yang berbicara
Yeremia
Nabi Allah, menangis atas umat
Kepada
Orang-orang Yehuda
Mendengarkan pesan penghukuman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָזַב
azav · ditinggalkan
meninggalkan, membiarkan
קִרְיַת תְּהִלָּה
kiryat tehilla · kota pujian
kota yang dipuji
מָשׂוֹשׂ
masos · sukacita
kegembiraan
Kota yang dipuji dan menjadi sukacita akan ditinggalkan; kemuliaan manusia tidak bertahan tanpa Tuhan.
Tahukah kamu
Kota Damsyik
Damsyik adalah salah satu kota tertua yang terus dihuni di dunia, bahkan sampai sekarang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 49:25
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 49:25
✕ Sering dikira
Ayat ini tentang Yerusalem
✓ Yang sebenarnya
Konteks jelas tentang Damsyik, kota di Aram.
✕ Sering dikira
TUHAN bersukacita atas kehancuran
✓ Yang sebenarnya
Ini pernyataan kepedihan atas kota yang jatuh.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 49:25
Janganlah kita terlalu bergantung pada kemuliaan atau pencapaian duniawi, karena semuanya bisa runtuh. Tetaplah rendah hati dan bersandar pada Tuhan yang kekal.
Tuhan, ajarlah aku untuk tidak menyombongkan diri atas berkat yang Kau berikan, tetapi tetap rendah hati dan bersandar pada-Mu. Amin.