Keluhan Barukh
Yeremia 45:3
Pesan untuk Barukh
PerikopPesan Yeremia kepada Barukh · Yeremia 45:1-5 →“kamu berkata, ‘Celakalah aku! Sebab, TUHAN telah menambahkan dukacita kepada penderitaanku. Aku lelah merintih, dan aku tidak menemukan peristirahatan.’’”Yeremia 45:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Oleh karena engkau telah berkata: Celakalah aku, sebab TUHAN telah Yeremia 45.4–46.2 230 menambahkan kedukaan kepada penderitaanku! Aku lesu karena keluh kesahku dan aku tidak mendapat ketenangan,”Yeremia 45:3 · TB
Terjemahan Baru
“engkau mengeluh begini, 'Ah, sungguh sial aku ini! Kesukaranku amat banyak, dan TUHAN menambahnya lagi dengan penderitaan. Aku sudah capek mengeluh, tidak ada ketenangan sama sekali!'”Yeremia 45:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thou didst say, Woe is me now! for the LORD hath added grief to my sorrow; I fainted in my sighing, and I find no rest.”Yeremia 45:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 45:3?
Barukh mengeluh karena tugasnya menuliskan firman Tuhan membuatnya menderita dan lelah. Ia merasa terbebani dan tidak menemukan ketenangan. Ayat ini mengungkapkan kemanusiaan Barukh yang jujur, menunjukkan bahwa melayani Tuhan tidak selalu mudah dan bisa melelahkan secara emosional.
Latar belakang
Barukh mengeluh
TUHAN mengutip keluhan Barukh: dia merasa celaka karena penderitaan yang bertambah, lelah merintih, dan tidak mendapat istirahat. Ini menunjukkan kondisi batin Barukh.
Di mana
Yerusalem
Di tengah suasana genting
Kapan
~605 SM
Zaman Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang mengutip perkataan Barukh
Kepada
Barukh
Juru tulis Yeremia, putra Neria
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אוֹי
oy · Celakalah
Ekspresi kesusahan atau kecelakaan
יָסַף
yasaf · menambahkan
Menambah, melanjutkan
יָגוֹן
yagon · dukacita
Kesedihan, duka
Barukh merasa Tuhan 'menambahkan' dukacita — ini menunjukkan pergumulan antara iman dan perasaan manusia.
Tahukah kamu
Rintihan dalam bahasa Ibrani
Kata 'merintih' dalam bahasa Ibrani adalah 'anakhah', yang juga bisa berarti 'desahan' atau 'erangan'.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 45:3
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 45:3
✕ Sering dikira
Menganggap Barukh mengeluh karena imannya lemah
✓ Yang sebenarnya
Keluhan adalah jujur di hadapan Tuhan, bukan berarti tidak percaya
✕ Sering dikira
Mengira Tuhan marah pada Barukh
✓ Yang sebenarnya
Tuhan justru merespons dengan memberi janji
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 45:3
Kita bisa belajar untuk jujur kepada Tuhan tentang perasaan kita, seperti Barukh. Saat kita lelah dan tertekan, kita bisa datang kepada-Nya dengan keluhan, karena Dia mau mendengar.
Tuhan, saat aku merasa lelah dan tidak menemukan ketenangan, tolong aku untuk jujur kepada-Mu dan menyerahkan bebanku kepada-Mu. Amin.