Tuhan tidak tahan lagi
Yeremia 44:22
Peringatan Terakhir di Mesir
PerikopNubuat Terakhir dari Yeremia · Yeremia 44:1-30 →“TUHAN tidak dapat bersabar lagi terhadap perbuatan-perbuatanmu yang jahat dan kekejian yang telah kamu lakukan. Karena itu, negerimu menjadi suatu reruntuhan, suatu kengerian, suatu kutuk, tanpa penduduk, seperti yang terjadi hari ini.”Yeremia 44:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“TUHAN tidak tahan lagi melihat perbuatan-perbuatanmu yang jahat dan kejijikan yang kamu lakukan; oleh karena itu negerimupun telah menjadi reruntuhan, kengerian dan kutuk tanpa penduduk, seperti yang ternyata sekarang ini.”Yeremia 44:22 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN tidak tahan lagi melihat kamu mempersembahkan kurban kepada ilah-ilah lain. Perbuatanmu itu jahat dan hina. Kamu telah berdosa kepada TUHAN dan tidak taat kepada perintah-perintah-Nya. Sebab itu sekarang ini juga negerimu sudah hancur sehingga tak dapat ditempati lagi, dan namanya dipakai sebagai kutukan. Orang yang melihatnya merasa ngeri."”Yeremia 44:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“So that the LORD could no longer bear, because of the evil of your doings, and because of the abominations which ye have committed; therefore is your land a desolation, and an astonishment, and a curse, without an inhabitant, as at this day.”Yeremia 44:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 44:22?
Tuhan tidak dapat lagi menahan murka-Nya karena perbuatan jahat dan kekejian yang dilakukan umat-Nya. Akibatnya, negeri mereka menjadi reruntuhan dan terkutuk tanpa penduduk, menunjukkan betapa seriusnya dosa mereka.
Latar belakang
Tuhan sudah muak
Yeremia menjelaskan bahwa bencana yang menimpa Yerusalem terjadi karena dosa mereka yang terus-menerus. Tuhan sudah tidak tahan lagi dengan kejahatan mereka, sehingga negeri menjadi reruntuhan dan tidak berpenduduk.
Di mana
Patros
Di Mesir selatan, kemungkinan di depan kumpulan orang
Kapan
~580 SM
Zaman Kerajaan Yehuda (setelah kejatuhan Yerusalem)
Yang berbicara
Yeremia
Nabi yang melayani ~40 tahun, sering ditolak
Kepada
Orang Yehuda di Mesir
Pelarian yang membangkang, tetap menyembah berhala
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֹא יוּכַל
lo yukhal · tidak dapat bersabar
tidak mampu atau tidak sanggup menahan lagi
רָעָה
ra'ah · kejahatan
keburukan, hal yang jahat, malapetaka
תּוֹעֵבָה
to'evah · kekejian
sesuatu yang menjijikkan, melanggar kesucian
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa dosa bukan sekadar kesalahan kecil, tapi kekejian yang memicu murka Allah sampai pada batas kesabaran-Nya.
Tahukah kamu
Kata 'kengerian'
Dalam bahasa Ibrani, kata yang dipakai untuk 'kengerian' adalah 'shammah' yang juga bisa berarti 'keheranan'. Orang yang melihat reruntuhan akan terheran-heran bagaimana bisa terjadi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 44:22
Yesaya 1:14
Kelelahan Allah
“Perayaan bulan barumu dan pertemuan-pertemuanmu, Aku benci; semuanya itu menjadi beban bagi-Ku, Aku telah payah menanggungnya.”
Yeremia 7:20
Murka tercurah
“Sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Sesungguhnya, murka-Ku dan kehangatan amarah-Ku akan tercurah ke tempat ini.”
Yehezkiel 6:9
Dosa berulang
“Aku akan patahkan hati mereka yang berzinah dan meninggalkan Aku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 44:22
✕ Sering dikira
Allah tidak sabar berarti Ia mudah marah seperti manusia.
✓ Yang sebenarnya
Ini bahasa antropomorfis; kesabaran-Nya panjang, tapi ada batas karena keadilan-Nya.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang orang Israel zaman dulu.
✓ Yang sebenarnya
Prinsipnya berlaku juga: dosa yang terus-menerus tanpa pertobatan membawa konsekuensi.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 44:22
Dosa yang terus-menerus dilakukan tanpa pertobatan dapat membawa kehancuran. Jangan menunggu sampai Tuhan tidak sabar; segeralah berbalik dari dosa dan carilah pengampunan-Nya.
Tuhan, kami tidak ingin mengalami murka-Mu; tolong kami untuk meninggalkan dosa dan hidup dalam pertobatan. Amin.