Mengaitkan Musibah dengan Ritual

Yeremia 44:18

Peringatan Terakhir di Mesir

Akan tetapi, sejak kami berhenti membakar persembahan untuk Ratu Surga dan menuangkan persembahan curahan untuknya, kami kekurangan segala sesuatu, dan telah dilenyapkan oleh pedang dan kelaparan.

Yeremia 44:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 44:18?

Ayat ini melanjutkan argumen orang-orang Yehuda bahwa sejak mereka berhenti menyembah Ratu Surga, mereka mengalami kekurangan dan bencana. Mereka melihat penyembahan tersebut sebagai sumber kesejahteraan, padahal sebenarnya itu adalah penyebab murka Allah. Ini mengungkapkan kebingungan dan ketidakpercayaan mereka.

Latar belakang

Mengaitkan Musibah dengan Berhenti Beribadah

Mereka mengklaim bahwa sejak berhenti mempersembahkan kurban kepada Ratu Surga, mereka mengalami kekurangan dan dihancurkan oleh pedang dan kelaparan. Ini adalah pembenaran untuk terus beribadah kepada berhala.

Di mana

Patros, Mesir

Diskusi hangat di tengah komunitas

Kapan

~587 SM

Penghukuman Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yerusalem jatuh
Penghukuman di Mesir
Kamu di sini
O

Yang berbicara

Orang-orang Yehuda di Mesir

Komunitas yang menyalahkan Tuhan atas penderitaan

Y

Kepada

Yeremia

Nabi yang menyampaikan kebenaran

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָדַל

chadal · berhenti

berhenti, meninggalkan suatu kebiasaan.

חָסֵר

chaser · kekurangan

kekurangan, tidak cukup, miskin.

תָּמַם

tamam · dilenyapkan

habis, selesai, dimusnahkan.

Mereka memakai penderitaan sebagai bukti bahwa meninggalkan berhala adalah kesalahan, padahal sebenarnya penderitaan adalah akibat dari dosa mereka.

Tahukah kamu

Kue ritual untuk Ratu Surga

Mereka membuat kue berbentuk sang dewi, seperti disebut di ayat 19, bagian dari ritual penyembahan yang lazim.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 44:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 44:18

✕  Sering dikira

Mereka benar bahwa meninggalkan ritual menyebabkan kemalangan.

✓  Yang sebenarnya

Kemalangan adalah hukuman Tuhan atas dosa mereka, bukan karena mengabaikan dewi.

✕  Sering dikira

Tuhan menghukum mereka karena mereka berhenti menyembah Ratu Surga.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan menghukum mereka karena mereka terus menyembah berhala.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 44:18

Ketika kita mengandalkan hal-hal yang salah untuk kebahagiaan, kita akan kecewa. Belajarlah untuk bersyukur kepada Tuhan dalam segala keadaan dan percaya bahwa Dia memegang kendali, bukan bergantung pada ritual atau kebiasaan lama yang bertentangan dengan kebenaran.

Tuhan, berikan saya iman yang teguh untuk tetap percaya kepada-Mu, baik dalam kelimpahan maupun kekurangan, dan jauhkan saya dari jalan yang menyesatkan. Amin.