Tuduhan Terhadap Ismael
Yeremia 40:14
Intrik dan Ketidakpercayaan
PerikopMasa Pemerintahan Gedalya · Yeremia 40:7-16 →“dan berkata kepadanya, “Apakah kamu tahu bahwa Baalis, raja orang-orang Amon, telah mengutus Ismael, anak Netanya, untuk membunuhmu?” Akan tetapi, Gedalya, anak Ahikam, tidak memercayai mereka.”Yeremia 40:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan mereka berkata kepadanya: "Tahukah engkau bahwa Baalis, raja bani Amon, telah menyuruh Ismael bin Netanya membunuh engkau?" Tetapi Yeremia 40.15–41.2 210 Gedalya bin Ahikam tidak percaya kepada mereka.”Yeremia 40:14 · TB
Terjemahan Baru
“dan berkata, "Tahukah engkau bahwa Baalis raja Amon telah menyuruh Ismael membunuh engkau?" Tetapi Gedalya tidak percaya kepada perkataan mereka.”Yeremia 40:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And said unto him, Dost thou certainly know that Baalis the king of the Ammonites hath sent Ishmael the son of Nethaniah to slay thee? But Gedaliah the son of Ahikam believed them not.”Yeremia 40:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 40:14?
Yohanan dan para pemimpin pasukan memberi tahu Gedalya bahwa Baalis, raja Amon, telah mengutus Ismael untuk membunuhnya. Namun, Gedalya tidak mempercayai laporan ini, mungkin karena ia tidak menyangka akan ada pengkhianatan dari orang yang dekat dengannya.
Latar belakang
Yohanan mengusulkan untuk membunuh Ismael
Yohanan mendekati Gedalya secara pribadi dan menawarkan untuk diam-diam membunuh Ismael, karena khawatir jika Gedalya dibunuh, maka orang Yahudi yang tersisa akan tercerai-berai dan binasa.
Di mana
Mizpa
Dalam pertemuan tatap muka, mungkin di kediaman Gedalya
Kapan
~586 SM
Setelah kejatuhan Yerusalem
Yang berbicara
Yohanan
Kepala pasukan Yahudi, putra Kareah, loyal tetapi frustrasi
Kepada
Gedalya
Gubernur Yehuda yang ditunjuk Babel, anak Ahikam
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אַכֶּה
akkeh · membunuh
memukul, membunuh, menyerang
בַּסֵּתֶר
basteter · diam-diam
secara tersembunyi, secara rahasia
וְנִכְרְתוּ
venikhretu · binasa
dipotong, dihancurkan, dimusnahkan
Yohanan memakai bahasa yang kuat: 'engkau kupukul' (membunuh) dan 'dipotong' (binasa). Ia melihat ini sebagai keputusan hidup-mati: jika Gedalya tidak bertindak, seluruh sisa Yehuda akan 'dipotong' dari keberadaan. Ini menunjukkan urgensi yang dirasakan Yohanan.
Tahukah kamu
Rahasia yang terbongkar
Dialog ini menunjukkan bahwa Yohanan dan para perwira lain memiliki akses ke informasi intelijen dari jaringan mata-mata atau pelaporan, meskipun Gedalya tidak mempercayai sumbernya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 40:14
Yohanes 11:50
Logika satu vs banyak
“Kamu tidak mengerti, bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa ini, daripada seluruh bangsa ini binasa.”
Amsal 26:20
Nasihat bijak
“Bila tiada kayu, padamlah api; bila tiada pemfitnah, redalah pertengkaran.”
Yeremia 38:4
Plot pembunuhan nabi
“Orang-orang pembesar itu berkata kepada raja: Baiklah orang ini dihukum mati!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 40:14
✕ Sering dikira
Yohanan adalah orang yang haus darah dan kejam.
✓ Yang sebenarnya
Yohanan mungkin melihat ini sebagai tindakan yang diperlukan untuk melindungi rakyat yang tersisa, bukan niat jahat pribadi.
✕ Sering dikira
Gedalya benar karena ia tidak mempercayai laporan itu.
✓ Yang sebenarnya
Sikap Gedalya yang tidak mau percaya terbukti salah karena Ismael memang membunuhnya (pasal 41), menunjukkan bahwa kepercayaan yang naif bisa berakibat fatal.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 40:14
Terkadang kita enggan mempercayai kabar buruk tentang orang yang kita kenal. Namun, kita perlu waspada dan tidak menutup diri terhadap kemungkinan adanya bahaya. Sikap waspada yang sehat dapat melindungi kita dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Ya Tuhan, bukalah mataku terhadap bahaya yang mengintai, dan berikanlah aku keberanian untuk menghadapi kebenaran, sekalipun itu menyakitkan. Amin.