Gedalya Menolak Nasihat
Yeremia 40:15
Gedalya Menolak Peringatan
“Kemudian, Yohanan, anak Kareah, berbicara secara rahasia kepada Gedalya di Mizpa, katanya, “Izinkan aku pergi dan membunuh Ismael, anak Netanya, dan tidak akan ada seorang pun yang tahu. Mengapa dia harus membunuhmu sehingga semua orang Yahudi yang dikumpulkan kepadamu harus dicerai-beraikan, dan sisa-sisa Yehuda akan binasa?””Yeremia 40:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian Yohanan bin Kareah berkata dengan diam-diam kepada Gedalya di Mizpa: "Baiklah aku pergi membunuh Ismael bin Netanya itu dengan tidak diketahui siapapun juga. Mengapa engkau harus dibunuhnya, sehingga semua orang Yehuda yang telah berkumpul di sekelilingmu berserak-serak lagi dan sisa Yehuda itu binasa?"”Yeremia 40:15 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu dengan diam-diam berkatalah Yohanan kepada Gedalya, "Baiklah aku pergi membunuh Ismael; tak seorang pun akan tahu siapa yang melakukannya. Mengapa ia harus dibiarkan membunuh engkau? Itu akan mengakibatkan semua orang Yehuda yang telah berkumpul di sini dengan engkau, tercerai berai lagi, dan hal itu akan menghancurkan seluruh rakyat yang masih tersisa di Yehuda."”Yeremia 40:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then Johanan the son of Kareah spake to Gedaliah in Mizpah secretly, saying, Let me go, I pray thee, and I will slay Ishmael the son of Nethaniah, and no man shall know it: wherefore should he slay thee, that all the Jews which are gathered unto thee should be scattered, and the remnant in Judah perish?”Yeremia 40:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 40:15?
Yohanan menawarkan diri untuk diam-diam membunuh Ismael agar Gedalya selamat dan orang-orang Yahudi yang sudah berkumpul tidak tercerai-berai. Ia khawatir jika Gedalya mati, sisa bangsa Yehuda akan binasa.
Latar belakang
Gedalya menegur Yohanan
Gedalya menolak usul Yohanan, menuduhnya mengatakan dusta tentang Ismael. Ia menganggap tuduhan itu tidak berdasar dan mungkin ingin menjaga perdamaian dengan semua pihak.
Di mana
Mizpa
Respon langsung terhadap usul Yohanan
Kapan
~586 SM
Setelah kejatuhan Yerusalem
Yang berbicara
Gedalya
Gubernur Yehuda yang ditunjuk Babel, anak Ahikam, terlalu percaya
Kepada
Yohanan
Kepala pasukan Yahudi, putra Kareah, yang memberi peringatan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיֹּאמֶר
vayomer · berkata
berkata, mengatakan, merespon
אַל־תַּעֲשֶׂה
al-ta'aseh · jangan lakukan
jangan buat, jangan lakukan, larangan
שֶׁקֶר
sheker · dusta
kebohongan, kepalsuan, ketidakjujuran
Gedalya menggunakan larangan keras ('jangan lakukan') dan menuduh Yohanan berbicara 'dusta' (sheker). Ia memilih untuk percaya pada integritas Ismael daripada intelijen Yohanan, dan ini menjadi kesalahan fatalnya.
Tahukah kamu
Nama 'Gedalya' berarti 'YAHWEH maha besar'
Nama Gedalya dalam bahasa Ibrani (גְּדַלְיָה) berarti 'TUHAN telah menjadi besar', yang ironis karena ia tidak mengandalkan TUHAN untuk melindunginya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 40:15
Amsal 14:15
Kenaifan Gedalya
“Orang yang naif percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang cerdik memperhatikan langkahnya.”
Yeremia 41:2
Pembunuhan terjadi
“maka bangkitlah Ismael bin Netanya dengan sepuluh orang yang bersama-sama dia, lalu memukul Gedalya dengan pedang.”
Matius 10:16
Perlu bijak
“Lihatlah, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 40:15
✕ Sering dikira
Gedalya adalah contoh iman yang baik karena ia tidak mencurigai orang.
✓ Yang sebenarnya
Alkitab tidak memuji kenaifan; justru kenaifan Gedalya menyebabkan bencana. Lagipula, ia menuduh Yohanan berdusta, yang tidak benar.
✕ Sering dikira
Gedalya menolak usul Yohanan karena ia takut melawan kehendak Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada indikasi bahwa Gedalya mempertimbangkan kehendak Tuhan; tampaknya ia hanya tidak mempercayai informasi itu.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 40:15
Tawaran Yohanan mungkin tampak logis dan demi kebaikan, tapi kita harus berhati-hati dengan cara yang kita gunakan untuk mencapai tujuan baik. Kekerasan dan tipu daya sering kali membawa masalah baru. Lebih baik kita mencari jalan damai dan meminta petunjuk Tuhan.
Tuhan, jauhkanlah aku dari godaan untuk menggunakan cara yang salah demi tujuan yang baik. Ajarlah aku untuk selalu bertindak dengan jujur dan damai. Amin.