Kehancuran Mendekat Seperti Awan
Yeremia 4:13
Seruan Pertobatan di Tengah Ancaman
PerikopBencana dari Utara · Yeremia 4:5-31 →“Lihatlah! Dia naik bagaikan awan-awan, kereta-kereta-Nya bagaikan puting beliung, kuda-kuda-Nya lebih cepat daripada elang. Celakalah kita karena kita binasa!”Yeremia 4:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lihat, ia naik seperti awan-awan, keretanya kencang seperti angin badai, kudanya lebih tangkas dari pada burung rajawali. Celakalah kita, sebab kita dibinasakan!”Yeremia 4:13 · TB
Terjemahan Baru
“Lihat, musuh muncul seperti awan. Kereta-kereta perangnya seperti angin topan, kuda-kudanya lebih cepat dari burung rajawali. Wah, celaka kita! Kita binasa!”Yeremia 4:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Behold, he shall come up as clouds, and his chariots shall be as a whirlwind: his horses are swifter than eagles. Woe unto us! for we are spoiled.”Yeremia 4:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 4:13?
Ayat ini melukiskan kedatangan musuh yang tak terhindarkan, bagaikan awan mendung, kereta seperti angin puting beliung, dan kuda lebih cepat dari elang. Ini adalah gambaran tentang hukuman Tuhan yang datang dengan cepat dan mengerikan. Nabi Yeremia mengekspresikan keputusasaan, menyadari bahwa bencana yang diumumkan akan segera terjadi, dan tidak ada yang bisa menyelamatkan mereka dari murka Tuhan.
Latar belakang
Ancaman dari Utara
Yeremia menggambarkan musuh yang datang cepat seperti awan dan angin puting beliung, dengan kuda yang lebih cepat dari elang. Ini adalah gambaran kehancuran yang tak terhindarkan, dan sang nabi mengungkapkan keputusasaan: 'Celakalah kita! Kita celaka!'
Di mana
Yerusalem
Di tengah kota saat pengepungan mengancam
Kapan
~600 SM
Periode nabi-nabi pra-pembuangan
Yang berbicara
Yeremia
Nabi yang melayani di Yehuda, dikenal karena pesan peringatan dan ratapan.
Kepada
Umat Yehuda dan Yerusalem
Orang-orang yang hidup dalam ketidaksetiaan, mendengar panggilan untuk bertobat.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָנָן
anan · awan-awan
awan, sering digunakan untuk kehadiran atau kendaraan ilahi
מֶרְכָּבָה
merkavah · kereta
kereta perang, kendaraan militer
נֶשֶׁר
nesher · elang
elang atau burung nasar, lambang kecepatan dan pemangsa
Ketiga kata ini menggambarkan musuh sebagai kekuatan yang dahsyat dan cepat, seperti manifestasi murka TUHAN. Mereka menegaskan bahwa kehancuran yang datang adalah alat penghakiman ilahi, bukan sekadar kebetulan sejarah.
Tahukah kamu
Awan dan Angin Puyuh
Dalam Perjanjian Lama, awan sering kali melambangkan kehadiran ilahi, tetapi di sini digunakan untuk menggambarkan invasi militer. Ini menunjukkan kontras antara perlindungan Tuhan dan hukuman-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 4:13
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 4:13
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini hanya tentang serangan Babel secara historis, tanpa relevansi masa kini.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga merupakan gambaran konsekuensi dosa yang dapat berlaku bagi setiap generasi yang menjauh dari Tuhan.
✕ Sering dikira
Mengira 'celakalah kita' berarti tidak ada harapan, padahal ini seruan yang mengarah pada pertobatan.
✓ Yang sebenarnya
Ratapan ini justru bagian dari panggilan untuk menyadari bahaya dan berbalik kepada Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 4:13
Ketika kita menjauh dari Tuhan, konsekuensinya bisa datang dengan cepat dan tak terduga. Ayat ini mengingatkan kita untuk tidak menunda pertobatan, karena 'hari ini' adalah kesempatan kita. Evaluasilah hidupmu, adakah 'musuh' yang sedang mendekat karena dosa yang dipelihara?
Tuhan, jauhkanlah aku dari kehancuran karena dosa; ajarilah aku untuk selalu lari kepada-Mu sebelum terlambat. Amin.