Yeremia memprotes TUHAN
Yeremia 4:10
Seruan Pertobatan dan Bencana dari Utara
PerikopBencana dari Utara · Yeremia 4:5-31 →“Kemudian, aku berkata, “Ah, Tuhanku, ALLAH, sesungguhnya Engkau benar-benar telah mengelabui orang-orang ini dan Yerusalem, dengan berkata, ‘Engkau akan mendapatkan kedamaian,’ padahal pedang telah mengancam nyawa mereka.””Yeremia 4:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“sambil berkata: Ah, Tuhan ALLAH, sungguh, Engkau telah sangat memperdayakan bangsa ini dan penduduk Yerusalem, dengan mengatakan: Damai kiranya ada padamu, padahal pedang telah mengancam nyawa kami!"”Yeremia 4:10 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu aku berkata, "TUHAN Yang Mahatinggi, Engkau sudah menipu orang Yehuda dan penduduk Yerusalem! Engkau berkata bahwa akan ada damai, padahal sekarang nyawa kami terancam pedang."”Yeremia 4:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then said I, Ah, Lord GOD! surely thou hast greatly deceived this people and Jerusalem, saying, Ye shall have peace; whereas the sword reacheth unto the soul.”Yeremia 4:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 4:10?
Yeremia mengungkapkan kebingungannya karena Tuhan pernah menjanjikan damai, tetapi kenyataannya pedang mengancam. Ini menunjukkan kekecewaan nabi terhadap apa yang tampak seperti kontradiksi dalam perkataan Tuhan.
Latar belakang
Protes atas janji damai yang menyesatkan
Yeremia merasa Tuhan telah membiarkan para nabi palsu menipu umat dengan janji damai, padahal kehancuran sudah di ambang pintu. Ini adalah keluhan jujur seorang nabi yang bingung melihat kedaulatan Tuhan digunakan dengan cara yang tampaknya membingungkan.
Di mana
Yerusalem
Dalam doa/keluhan pribadi, mungkin di pelataran Bait Allah
Kapan
~605 SM
Kerajaan Yehuda: akhir zaman
Yang berbicara
Yeremia
Nabi muda, ~40 tahun, penuh pergumulan
Kepada
Tuhan ALLAH
Sang Pencipta, yang berdaulat atas bangsa-bangsa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁאָה
sha'ah · mengelabui
menyesatkan atau memperdaya dengan kata-kata
דָּבָר
davar · perkataan
kata, hal, atau janji yang diucapkan
חֶרֶב
cherev · pedang
alat tajam yang melambangkan perang dan kematian
Ketiga kata ini menunjukkan rasa frustrasi Yeremia: kata 'menyesatkan' (שָׁאָה) dikaitkan dengan 'davar' (perkataan) yang tidak terbukti, padahal kenyataannya 'cherev' (pedang) sudah mengancam leher. Ini menyoroti ketegangan antara nubuat palsu dan realitas yang akan datang.
Tahukah kamu
Nabi yang emosional
Yeremia sering disebut 'nabi yang menangis' karena ia sangat terbuka dengan perasaan sakit dan kecewa, tidak hanya kepada bangsa, tetapi juga kepada Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 4:10
1 Raja-raja 22:20-23
Tuhan mengizinkan tipu daya
“TUHAN menaruh roh dusta dalam mulut para nabi...”
Ratapan 3:38
Kedaulatan atas malapetaka
“Bukankah dari mulut Yang Mahatinggi keluar yang buruk dan yang baik?”
Yesaya 63:17
Kebingungan akibat tindakan Tuhan
“Ya TUHAN, mengapa Engkau biarkan kami sesat dari jalan-Mu?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 4:10
✕ Sering dikira
Yeremia menuduh Tuhan berdusta.
✓ Yang sebenarnya
Yeremia mempertanyakan tindakan Tuhan yang mengizinkan nubuat palsu, bukan menuduh Tuhan berdusta.
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti Tuhan menipu umat-Nya tanpa tujuan.
✓ Yang sebenarnya
Konteks menunjukkan bahwa Tuhan memakai nubuat palsu sebagai bagian dari hukuman atas ketidaksetiaan, bukan tipu daya tanpa makna.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 4:10
Terkadang kita bingung dengan jalan Tuhan yang tidak sesuai harapan. Namun, Tuhan setia pada janji-Nya; bisa jadi kita salah memahami atau janji itu punya syarat. Tetaplah percaya dan minta hikmat.
Tuhan, saat aku bingung dengan rencana-Mu, tolong aku untuk tetap percaya bahwa Engkau baik dan setia. Amin.