Ebed-Melekh menyampaikan tuduhan
Yeremia 38:9
Yeremia dicampakkan ke sumur, diselamatkan oleh Ebed-Melekh
““Tuanku raja, para pejabat ini telah melakukan yang jahat dalam semua yang telah mereka lakukan kepada Nabi Yeremia, yang telah mereka campakkan ke dalam sumur itu, dan dia akan mati karena kelaparan di tempat dia berada karena tidak ada lagi roti di kota.””Yeremia 38:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Ya tuanku raja, perbuatan orang- orang ini jahat dalam segala apa yang mereka lakukan terhadap nabi Yeremia, yakni memasukkan dia ke dalam perigi; ia akan mati kelaparan di tempat itu! Sebab tidak ada lagi roti di kota."”Yeremia 38:9 · TB
Terjemahan Baru
“"Paduka Yang Mulia, perbuatan orang-orang itu tidak baik. Mereka telah memasukkan Nabi Yeremia ke dalam sumur; ia pasti akan mati kelaparan di situ, sebab makanan sudah habis di kota ini."”Yeremia 38:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“My lord the king, these men have done evil in all that they have done to Jeremiah the prophet, whom they have cast into the dungeon; and he is like to die for hunger in the place where he is: for there is no more bread in the city.”Yeremia 38:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 38:9?
Ebed-Melekh dengan berani menyampaikan kepada raja bahwa para pejabat telah berbuat jahat dengan memasukkan Yeremia ke dalam sumur. Ia menjelaskan bahwa Yeremia akan mati kelaparan karena tidak ada lagi roti di kota, sehingga menyoroti urgensi penyelamatan.
Latar belakang
Tuduhan langsung kepada raja
Ebed-Melekh berani menyatakan bahwa para pejabat telah berbuat jahat dengan mencampakkan Yeremia ke dalam sumur. Ia juga menyatakan bahwa Yeremia akan mati kelaparan karena tidak ada lagi roti di kota, yang berarti kota sedang dalam keadaan sulit.
Di mana
Yerusalem
Pintu Gerbang Benyamin, tempat raja duduk
Kapan
~587 SM
Menjelang kejatuhan Yerusalem
Yang berbicara
Ebed-Melekh
Sida-sida Etiopia, pejabat istana raja Zedekia
Kepada
Raja Zedekia
Raja Yehuda yang terakhir, ragu dan takut
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָעָה
ra'ah · jahat
kejahatan, keburukan, sesuatu yang merugikan
נָבִיא
navi · nabi
nabi, seseorang yang menyampaikan pesan Allah
לֶחֶם
lekhem · roti
roti, makanan pokok
Ebed-Melekh menggunakan kata 'ra'ah' untuk menilai tindakan para pejabat, sementara ia menyebut Yeremia sebagai 'navi' (nabi), menunjukkan bahwa ia mengakui status Yeremia. Kelangkaan 'lekhem' (roti) memperkuat urgensi penyelamatan, karena Yeremia pasti mati kelaparan.
Tahukah kamu
Kelaparan di Yerusalem
Saat itu Babel sedang mengepung Yerusalem, sehingga persediaan makanan semakin menipis dan rakyat kelaparan. Kondisi ini membuat sumur yang berisi lumpur dan tidak ada air menjadi tempat yang sangat berbahaya bagi Yeremia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 38:9
Yeremia 38:9
Kelaparan di kota
“Biarkanlah dia mati kelaparan di tempatnya, sebab tidak ada lagi roti di kota.”
Yesaya 58:7
Memberi makan yang lapar
“Supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya tempat tinggal.”
Amsal 21:13
Mendengar jeritan
“Siapa menutup telinganya bagi jeritan orang miskin, ia akan berseru, tetapi tidak dijawab.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 38:9
✕ Sering dikira
Ebed-Melekh menuduh raja sendiri yang berbuat jahat.
✓ Yang sebenarnya
Ia menuduh para pejabat, bukan raja, meskipun raja diam saja.
✕ Sering dikira
Tidak ada roti berarti kota tidak punya makanan sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Artinya pasokan makanan menipis, sehingga Yeremia tidak punya cukup makanan di sumur.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 38:9
Keberanian untuk menyampaikan kebenaran, meskipun kepada mereka yang berkuasa, bisa menyelamatkan nyawa. Kita dipanggil untuk menjadi suara bagi yang tak bersuara.
Tuhan, beri aku hikmat dan keberanian untuk berbicara benar di hadapan siapa pun, demi keadilan dan belas kasihan. Amin.