Bisikan di Pintu Gerbang
Yeremia 38:25
Yeremia di Dalam Sumur dan Nasihat untuk Zedekia
“Namun, jika para pejabat mendengar bahwa aku telah berbicara denganmu, dan mereka datang kepadamu serta berkata kepadamu, ‘Beri tahu kami apa yang kamu katakan kepada raja dan apa yang dia katakan kepadamu. Jangan menyembunyikan apa pun dari kami, maka kami tidak akan menghukum mati kamu,’”Yeremia 38:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila para pemuka mendengar, bahwa aku telah berbicara dengan engkau, lalu mereka datang meminta kepadamu: Beritahukanlah kepada kami apa yang telah kaukatakan kepada raja dan apa yang telah dikatakan raja Yeremia 38.26–39.2 202 kepadamu; janganlah sembunyikan kepada kami, supaya engkau jangan kami bunuh!,”Yeremia 38:25 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila para pejabat mendengar bahwa aku telah berbicara dengan engkau, mereka akan datang dan bertanya kepadamu tentang pembicaraan kita. Mereka akan berjanji untuk tidak membunuh engkau, kalau engkau menceritakan semuanya kepada mereka.”Yeremia 38:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“But if the princes hear that I have talked with thee, and they come unto thee, and say unto thee, Declare unto us now what thou hast said unto the king, hide it not from us, and we will not put thee to death; also what the king said unto thee:”Yeremia 38:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 38:25?
Zedekia memperingatkan Yeremia agar tidak memberitahukan percakapan mereka kepada para pejabat, karena jika mereka tahu, Yeremia bisa dihukum mati. Raja ingin merahasiakan diskusi mereka untuk melindungi nabi dari pembalasan.
Latar belakang
Instruksi Rahasia
Zedekia khawatir para pejabat akan menanyai Yeremia tentang isi pembicaraan mereka. Ia memberi Yeremia skenario jawaban agar tidak ketahuan. Yeremia diperintahkan untuk mengatakan bahwa ia hanya memohon agar tidak dikembalikan ke rumah Yonatan.
Di mana
Yerusalem
Di pelataran penjara, setelah kunjungan rahasia raja
Kapan
~587 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Zedekia
Raja Yehuda terakhir, ~32 tahun, terjepit antara nabi dan para pejabat
Kepada
Yeremia
Nabi Tuhan, ~60 tahun, dipenjara karena pesannya yang tidak populer
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַע
shama · mendengar
mendengar, memperhatikan, atau menaati
שַׂר
sar · pejabat
pemimpin, pejabat, atau panglima
אָמַר
amar · berkata
mengatakan, berbicara, atau menyatakan
Kata 'mendengar' dalam bahasa Ibrani sering berarti menaati, bukan sekadar mendengar suara. Zedekia takut para pejabat akan 'mendengar' (mengetahui dan menindaki) perkataan mereka, sehingga ia menyusun skenario untuk melindungi diri.
Tahukah kamu
Rumah Yonatan
Rumah Yonatan mungkin adalah tempat penahanan yang lebih keras, karena Yeremia sebelumnya dipenjara di sana (Yeremia 37:15). Zedekia ingin agar Yeremia tetap berada di pelataran penjara yang lebih longgar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 38:25
Amsal 21:1
Raja takut pada manusia
“Hati raja seperti batang air di tangan TUHAN, Ia memalingkannya ke mana saja Ia mau.”
Yeremia 38:5
Zedekia lemah terhadap pejabat
“Lalu Raja Zedekia berkata: 'Lihat, ia ada dalam kuasamu; raja tidak dapat berbuat apa-apa menentang kamu.'”
Yohanes 12:42
Takut akan manusia
“Namun banyak juga di antara para pemimpin yang percaya kepada-Nya, tetapi karena orang-orang Farisi mereka tidak mengakuinya, supaya mereka jangan dikucilkan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 38:25
✕ Sering dikira
Zedekia sedang bersekongkol dengan Yeremia untuk menipu para pejabat.
✓ Yang sebenarnya
Zedekia hanya melindungi diri sendiri, bukan bersekutu dengan Yeremia. Ia masih takut pada pejabat dan belum mau taat pada Tuhan.
✕ Sering dikira
Yeremia berbohong kepada para pejabat.
✓ Yang sebenarnya
Yeremia menuruti perintah raja untuk tidak menceritakan isi pembicaraan, dan itu bukan kebohongan karena permohonan tersebut memang pernah ia sampaikan (Yeremia 37:20).
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 38:25
Kita mungkin diminta menyimpan rahasia yang berpotensi berbahaya. Kehati-hatian dalam berbicara bisa menjadi kebijaksanaan, bukan kepura-puraan, jika menyangkut keselamatan atau keadilan.
Ya TUHAN, berilah aku kebijaksanaan untuk mengetahui kapan harus berbicara dan kapan harus diam, serta keberanian untuk berbuat benar dalam setiap situasi. Amin.