Hukuman bagi Yoyakim
Yeremia 36:31
Gulungan yang Dibakar
“Aku akan menghukum dia dan keturunannya dan hamba-hambanya karena kejahatan mereka. Aku akan mendatangkan ke atas mereka dan ke atas penduduk Yerusalem dan ke atas orang-orang Yehuda, semua bencana yang telah Aku nyatakan terhadap mereka, tetapi mereka tidak mau mendengarkan.’””Yeremia 36:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku akan menghukum dia, keturunannya dan hamba-hambanya karena kesalahan mereka; Aku akan mendatangkan atas mereka, atas segala Yeremia 36.32–37.3 192 penduduk Yerusalem dan atas orang Yehuda segenap malapetaka yang Kuancamkan kepada mereka, yang mereka tidak mau mendengarnya."”Yeremia 36:31 · TB
Terjemahan Baru
“Engkau, keturunanmu, dan para pejabatmu akan Kuhukum karena dosa-dosa yang kamu lakukan. Aku akan mendatangkan ke atas kamu semua bencana yang telah Kuancamkan kepadamu, karena baik engkau maupun penduduk Yerusalem dan Yehuda tidak memperhatikan ancaman-ancaman-Ku."”Yeremia 36:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And I will punish him and his seed and his servants for their iniquity; and I will bring upon them, and upon the inhabitants of Jerusalem, and upon the men of Judah, all the evil that I have pronounced against them; but they hearkened not.”Yeremia 36:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 36:31?
Ayat ini menyatakan penghukuman Tuhan atas Yoyakim, raja Yehuda, karena ia membakar gulungan berisi firman Tuhan dan menolak untuk bertobat. Konsekuensinya, ia tidak akan memiliki keturunan yang duduk di takhta Daud, dan mayatnya akan dipermalukan, terkena panas dan dingin.
Latar belakang
Ancaman Hukuman yang Tegas
Setelah Yoyakim membakar gulungan berisi nubuat Yeremia, TUHAN menyampaikan hukuman spesifik kepada raja. Ia akan kehilangan keturunan yang duduk di takhta Daud dan mayatnya akan dibiarkan tidak terkubur, sebagai akibat dari penolakannya terhadap firman TUHAN.
Di mana
Yerusalem
Tempat persembunyian, kemungkinan di rumah Yeremia
Kapan
~605 SM
Kerajaan Yehuda Menuju Pembuangan
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang berfirman melalui Yeremia
Kepada
Yeremia
Nabi yang setia, sekitar 60 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פָּקַד
paqad · menghukum
mengunjungi, memperhatikan, membalas
זֶרַע
zera · keturunannya
benih, keturunan, anak cucu
רָעָה
ra'ah · bencana
kejahatan, malapetaka, kesusahan
Kata 'paqad' menunjukkan bahwa hukuman bukan sekadar reaksi emosional, tetapi kunjungan resmi TUHAN untuk membalas sesuai perjanjian. 'Zera' menekankan bahwa dampak dosa menjangkau generasi, dan 'ra'ah' mengingatkan bahwa kejahatan manusia berbalas dengan kehancuran.
Tahukah kamu
Mayat yang Terlantar
Yoyakim mati sekitar tahun 598 SM, dan dalam 2 Raja-raja 24:6 dicatat 'ia mendapat perhentian bersama nenek moyangnya', tetapi Yeremia 22:19 menubuatkan kematiannya 'seperti keledai dikubur', yang menegaskan hukuman yang diucapkan di sini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 36:31
Yeremia 22:19
Kematian Yoyakim
“Ia akan dikuburkan seperti keledai, diseret dan dilemparkan ke luar dari pintu gerbang Yerusalem.”
2 Raja-raja 24:3
Akibat dosa Yehuda
“Sesungguhnya, semua ini terjadi atas Yehuda karena firman TUHAN, untuk menjauhkan mereka dari hadapan-Nya.”
Ulangan 28:15-68
Konsekuensi ketidaktaatan
“Tetapi jika engkau tidak mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, maka segala kutuk ini akan datang kepadamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 36:31
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti semua keturunan Yoyakim langsung mati, tidak ada yang selamat.
✓ Yang sebenarnya
Yoyakim punya putra (Yoyakhin) yang menjadi raja, tetapi bukan melalui garis yang diberkati; 'tidak memiliki keturunan' berarti tidak ada yang secara permanen menduduki takhta Daud setelah dia, karena Yoyakhin akhirnya dibuang.
✕ Sering dikira
Hukuman ini hanya berlaku untuk Yoyakim, bukan untuk Yehuda secara umum.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menyebut hukuman atas Yoyakim, keturunannya, dan hamba-hambanya, tetapi konteksnya mencakup seluruh bangsa Yehuda yang ikut menderita karena dosa-dosa mereka.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 36:31
Jangan pernah meremehkan firman Tuhan atau menganggapnya tidak penting. Penolakan untuk mendengarkan dan menghormati firman Tuhan dapat membawa konsekuensi serius dalam hidup kita. Mari kita selalu membuka hati untuk menerima teguran dan pimpinan Tuhan.
Tuhan, mampukan aku untuk selalu menghormati dan menaati firman-Mu, serta rendah hati menerima teguran-Mu, amin.