Gulungan Baru Ditulis
Yeremia 36:32
Gulungan yang Dibakar
PerikopRaja Yoyakim Membakar Gulungan Surat Yeremia · Yeremia 36:1-32 →“Kemudian, Yeremia mengambil gulungan yang lain dan memberikannya kepada juru tulis Barukh, anak Neria, yang menuliskan di atas gulungan itu, menurut yang didiktekan Yeremia, semua firman yang ada dalam gulungan yang telah dibakar ke dalam api oleh Yoyakim, raja Yehuda. Dan, banyak perkataan yang mirip ditambahkan ke dalamnya.”Yeremia 36:32 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka Yeremia mengambil gulungan lain dan memberikannya kepada juru tulis Barukh bin Neria yang menuliskan di dalamnya langsung dari mulut Yeremia segala perkataan yang ada di dalam kitab yang telah dibakar Yoyakim, raja Yehuda dalam api itu. Lagipula masih ditambahi dengan banyak perkataan seperti itu.”Yeremia 36:32 · TB
Terjemahan Baru
“Maka aku mengambil buku gulungan yang baru, dan memberikannya kepada Barukh sekretarisku. Lalu ia menuliskan semua yang kudiktekan kepadanya, yaitu isi buku gulungan yang pertama ditambah beberapa pesan lain semacam itu.”Yeremia 36:32 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then took Jeremiah another roll, and gave it to Baruch the scribe, the son of Neriah; who wrote therein from the mouth of Jeremiah all the words of the book which Jehoiakim king of Judah had burned in the fire: and there were added besides unto them many like words.”Yeremia 36:32 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 36:32?
Setelah gulungan pertama dibakar, Yeremia menulis gulungan baru dengan semua firman yang sama, ditambah banyak perkataan lain yang serupa. Ini menunjukkan bahwa firman Tuhan tidak dapat dihilangkan atau dihancurkan oleh manusia; firman-Nya tetap berdiri dan bahkan bertambah.
Latar belakang
Firman Tidak Bisa Dimusnahkan
Yeremia mengambil gulungan baru dan mendiktekannya kepada Barukh, yang menuliskan semua perkataan yang ada di gulungan pertama yang dibakar. Lebih dari itu, banyak perkataan serupa ditambahkan, menunjukkan bahwa firman TUHAN tidak bisa dihancurkan oleh manusia.
Di mana
Yerusalem
Tempat persembunyian, kemungkinan di rumah Yeremia
Kapan
~605 SM
Kerajaan Yehuda Menuju Pembuangan
Yang berbicara
Yeremia
Nabi yang setia, sekitar 60 tahun
Kepada
Barukh
Juru tulis setia, anak Neria
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מְגִלָּה
megillah · gulungan
gulungan kitab yang terbuat dari kulit atau papirus
סֹפֵר
sofer · juru tulis
penulis, sekretaris, ahli Taurat
יָסַף
yasaf · ditambahkan
menambah, melanjutkan, melakukan lagi
Kata 'megillah' secara harfiah berarti 'sesuatu yang digulung', dan 'sofer' adalah profesi yang dihormati; 'yasaf' menunjukkan bahwa Tuhan tidak hanya memulihkan firman-Nya, tetapi memperluasnya. Ini mengingatkan bahwa setiap tindakan manusia untuk menghancurkan kebenaran justru memberi kesempatan bagi Tuhan untuk menyatakan lebih banyak.
Tahukah kamu
Gulungan Kedua Lebih Panjang
Kitab Yeremia yang kita miliki sekarang kemungkinan besar berasal dari gulungan kedua yang diperluas ini, dan kata-kata seperti 'banyak perkataan yang mirip' menunjukkan bahwa Tuhan menambahkan nubuat-nubuat baru untuk memperkuat pesan-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 36:32
Yesaya 40:8
Firman tahan lama
“Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap berdiri selama-lamanya.”
Yeremia 29:11
Rencana pemulihan
“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu... rancangan damai sejahtera, bukan rancangan kecelakaan.”
Matius 24:35
Firman kekal
“Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 36:32
✕ Sering dikira
Yeremia dan Barukh menulis gulungan kedua dengan santai, tanpa beban apa pun.
✓ Yang sebenarnya
Mereka dalam bahaya karena raja sudah mencoba menangkap mereka; penulisan ini adalah tindakan keberanian dan ketaatan di tengah ancaman.
✕ Sering dikira
Penambahan 'kata-kata yang mirip' berarti gulungan kedua tidak sama dengan yang pertama, jadi yang pertama hilang permanent.
✓ Yang sebenarnya
Gulungan kedua berisi semua perkataan yang pertama, plus tambahan; jadi isinya tetap dipelihara, dan gulungan pertama tidak hilang dari sejarah.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 36:32
Firman Tuhan tidak pernah bisa dihilangkan oleh kekuatan manusia. Ketika kita merasa firman Tuhan diserang atau diabaikan, ingatlah bahwa firman-Nya tetap kekal dan akan selalu digenapi. Percayalah bahwa Tuhan mampu memulihkan dan bahkan melipatgandakan pekerjaan-Nya.
Tuhan, terima kasih karena firman-Mu tidak pernah gagal dan selalu hidup. Tolong aku untuk percaya dan mengandalkan janji-Mu dalam segala keadaan, amin.