Raja membakar gulungan

Yeremia 36:22

Gulungan yang Dibakar dan Ditulis Ulang

Saat itu, raja duduk di istana musim dingin pada bulan kesembilan, dan ada api yang menyala-nyala dalam perapian di depannya.

Yeremia 36:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 36:22?

Saat itu raja sedang berada di istana musim dingin pada bulan kesembilan (Kislev, sekitar Desember), dan ada api menyala di perapian di depannya. Detail ini menunjukkan suasana musim dingin yang dingin, sehingga api di perapian menjadi bagian penting untuk menghangatkan ruangan.

Latar belakang

Raja memotong dan membakar gulungan

Saat Yehudi membacakan gulungan di hadapan raja Yoyakim, raja berada di istana musim dingin pada bulan kesembilan (Desember), dengan perapian menyala. Setiap kali Yehudi membaca tiga atau empat kolom, raja mengambil pisau raut, memotong bagian itu, dan melemparkannya ke dalam api sampai seluruh gulungan habis terbakar.

Di mana

Yerusalem

Istana musim dingin, ruang perapian

Kapan

~604 SM

Kerajaan Yehuda (akhir)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Puasa diumumkan
Gulungan dibakar
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis/Editor Kitab Yeremia

Narator yang mencatat peristiwa, mungkin Barukh atau redaktur kemudian.

P

Kepada

Pembaca kitab

Orang-orang yang membaca atau mendengar kitab ini.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָח

ʾaḥ · perapian

tempat api menyala, brazier

חֹרֶף

ḥoref · musim dingin

musim dingin, masa panen

בָּעַר

baʿar · menyala-nyala

menyala, menghanguskan

Ketiga kata ini menegaskan kengerian: raja menghangatkan diri di musim dingin, tetapi menggunakan api itu untuk melahap firman Allah. Ini gambaran murka yang dingin dan pembakaran yang disengaja.

Tahukah kamu

Pisau raut

Pisau raut yang digunakan raja biasanya untuk meraut buluh sebagai alat tulis, tetapi di sini dipakai untuk merobek gulungan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 36:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 36:22

✕  Sering dikira

Raja membakar seluruh gulungan sekaligus.

✓  Yang sebenarnya

Ia memotongnya sebagian demi sebagian sebelum melemparkannya ke api.

✕  Sering dikira

Raja tidak peduli sama sekali pada isi gulungan.

✓  Yang sebenarnya

Tindakannya menunjukkan ia sangat marah, tetapi bukan takut—ia dengan sengaja menghancurkan firman itu.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 36:22

Lingkungan dan suasana dapat memengaruhi reaksi kita terhadap firman Tuhan. Saat kita merasa nyaman atau sedang asyik dengan aktivitas, kadang kita mengabaikan seriusnya pesan yang disampaikan. Mari belajar untuk tetap waspada dan terbuka terhadap teguran.

Tuhan, buka hatiku untuk tetap peka terhadap firman-Mu di tengah kenyamanan dan rutinitas hidupku, Amin.