Kesaksian Barukh

Yeremia 36:18

Gulungan yang Dibakar, Firman yang Bertahan

Barukh menjawab mereka, “Dia menuturkan semua firman ini kepadaku, dan aku menuliskannya dengan tinta di gulungan ini.”

Yeremia 36:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 36:18?

Barukh menjawab bahwa Yeremia menuturkan semua firman itu kepadanya, dan Barukh menuliskannya dengan tinta pada gulungan. Ini menegaskan bahwa pesan itu benar-benar berasal dari Tuhan melalui Yeremia, dan Barukh hanya menjadi juru tulis yang setia.

Latar belakang

Barukh menjelaskan sumber perkataan

Barukh menjawab dengan jujur bahwa Yeremia menuturkan semua firman itu kepadanya, dan Barukh menuliskannya dengan tinta di gulungan. Ini menegaskan bahwa yang menyampaikan adalah Tuhan melalui Yeremia.

Di mana

Yerusalem

Di kamar jurutulis istana raja

Kapan

~605 SM

Kerajaan Yehuda runtuh

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mereka bertanya tentang cara penulisan
Para pejabat menyuruh Barukh dan Yeremia bersembunyi
Kamu di sini
B

Yang berbicara

Barukh

Juru tulis setia yang menuliskan perkataan Yeremia.

P

Kepada

Para pejabat Yehuda

Pegawai istana yang ingin tahu asal-usul gulungan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָרָא

qara · menuturkan

memanggil, membaca nyaring, atau mendiktekan

כָּתַב

katav · menuliskan

mencatat atau menggoreskan huruf di permukaan

דְּיוֹ

deyo · tinta

cairan berwarna yang digunakan untuk menulis

Proses penulisan firman Tuhan melibatkan manusia: Yeremia menyampaikan, Barukh menulis. Ini mengingatkan bahwa Alkitab ditulis melalui perantaraan manusia yang diilhami Tuhan.

Tahukah kamu

Tinta dan gulungan

Pada zaman itu, tinta terbuat dari jelaga, getah, dan air. Menulis di gulungan papirus atau perkamen membutuhkan ketelitian tinggi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 36:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 36:18

✕  Sering dikira

Barukh menuliskan penglihatannya sendiri, bukan dari Yeremia.

✓  Yang sebenarnya

Barukh secara eksplisit menyatakan bahwa Yeremia yang menuturkan, dan dia hanya menuliskan.

✕  Sering dikira

Firman Tuhan hanya berasal dari tulisan, bukan dari ucapan.

✓  Yang sebenarnya

Firman Tuhan disampaikan secara lisan oleh Yeremia lalu ditulis, keduanya adalah proses ilahi.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 36:18

Kita dipanggil untuk menjadi juru tulis yang setia, menyampaikan firman Tuhan dengan akurat, bukan menambahi atau menguranginya. Penting untuk menjaga kemurnian pesan dan tidak mengubahnya sesuai keinginan kita.

Bapa, jadikan aku penulis yang setia bagi firman-Mu, agar aku selalu menyampaikan kebenaran-Mu dengan jujur dan tepat. Amin.