Perintah menulis di tengah visi

Wahyu 1:19

Yohanes melihat Anak Manusia yang mulia

PerikopPenglihatan Yohanes tentang Anak Manusia · Wahyu 1:9-20 →
“Karena itu, tuliskanlah hal-hal yang telah kamu lihat, dan hal-hal yang terjadi sekarang dan hal-hal yang akan terjadi sesudahnya.”

Wahyu 1:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Wahyu 1:19?

Yesus menyuruh Yohanes menuliskan tiga hal: apa yang sudah dilihatnya (penglihatan Yesus), apa yang terjadi sekarang (keadaan gereja saat itu), dan apa yang akan terjadi sesudahnya (peristiwa masa depan). Ini adalah garis besar Kitab Wahyu.

Latar belakang

Perintah untuk menulis visi

Yohanes baru saja melihat Yesus yang mulia dengan tujuh bintang dan tujuh kaki dian. Yesus sekarang memberi perintah tegas untuk menuliskan semua yang sudah dilihat, yang sedang terjadi, dan yang akan datang, sebagai dasar kitab Wahyu.

Di mana

Pulau Patmos

Dalam visi, di hadapan Anak Manusia

Kapan

~95 M

Akhir zaman

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kebangkitan Kristus
Tulis surat
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus

Kristus yang bangkit, mulia, penuh kuasa

Y

Kepada

Yohanes

Rasul tua, diasingkan di Pulau Patmos

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

γράψον

grapson · tuliskanlah

menulis dengan maksud untuk mengabadikan

εἶδες

eides · lihat

melihat dengan persepsi atau pengertian

γενέσθαι

genesthai · akan terjadi

menjadi atau terjadi, menunjukkan keberadaan yang mendatang

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa visi ini bukan sekadar spekulasi, melainkan realitas yang pasti terjadi, dan Yohanes harus menuliskannya untuk menjadi kesaksian yang berlaku sepanjang zaman.

Tahukah kamu

Angka tujuh yang dominan

Dalam pasal ini saja, kata 'tujuh' muncul setidaknya 8 kali, melambangkan kesempurnaan dan kelengkapan dalam kerangka sastra Yahudi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 1:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Wahyu 1:19

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya meminta Yohanes menulis secara umum, tanpa struktur waktu.

✓  Yang sebenarnya

Struktur tiga dimensi waktu (sudah, sekarang, akan datang) adalah kerangka utama isi kitab Wahyu.

✕  Sering dikira

Perintah ini hanya berlaku untuk Yohanes dan tidak relevan bagi pembaca modern.

✓  Yang sebenarnya

Ini menggarisbawahi pentingnya mencatat pewahyuan agar setiap generasi bisa membaca dan mengambil berkat dari firman ini.

Renungan

Renungan Singkat Wahyu 1:19

Kita bisa belajar bahwa Tuhan ingin kita menyadari masa lalu, masa kini, dan masa depan dalam hidup kita. Jangan terjebak pada satu waktu saja, tetapi percayalah bahwa Tuhan yang memegang kendali atas semuanya.

Tuhan, ajarlah aku untuk melihat rencana-Mu dalam setiap musim hidupku, baik masa lalu, kini, maupun yang akan datang. Amin.