Hidup tanpa Akar
Yeremia 35:9
Ketaatan Keluarga Rekhab dan Ketegaran Yehuda
“dan tidak membangun rumah-rumah untuk kami tinggali, dan tidak memiliki kebun anggur atau ladang, atau benih,”Yeremia 35:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“agar kami tidak mendirikan rumah- rumah untuk kami diami, tidak mempunyai kebun anggur atau ladang serta benih,”Yeremia 35:9 · TB
Terjemahan Baru
“Kami tidak mendirikan rumah untuk tempat kediaman kami, tetapi kami tinggal dalam rumah kemah. Kami juga tidak mempunyai kebun anggur, ladang atau pun benih gandum untuk ditanam. Singkatnya, segala yang diperintahkan oleh leluhur kami Yonadab itu, kami taati sepenuhnya.”Yeremia 35:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Nor to build houses for us to dwell in: neither have we vineyard, nor field, nor seed:”Yeremia 35:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 35:9?
Mereka tidak membangun rumah untuk ditinggali, tidak memiliki kebun anggur, ladang, atau benih. Ini bukan sekadar menghindari anggur, tetapi juga menahan diri dari kepemilikan properti dan pertanian. Gaya hidup ini menekankan ketergantungan pada Tuhan dan kesediaan untuk berpindah-pindah, serta menghindari keterikatan pada hal-hal duniawi.
Latar belakang
Hidup Sederhana yang Dipilih
Mereka menegaskan bahwa mereka tidak membangun rumah atau menanam kebun anggur dan ladang, tetapi hidup di kemah-kemah. Ini adalah penegasan bahwa mereka setia pada perintah Yonadab.
Di mana
Yerusalem
Di ruang kamar di rumah TUHAN
Kapan
~620 SM
Kerajaan Yehuda, menjelang pembuangan
Yang berbicara
Kaum keluarga Rekhab
Keturunan Yonadab, memilih hidup di kemah
Kepada
Yeremia
Nabi TUHAN yang mendengarkan kesetiaan mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּנָה
banah · membangun
Mendirikan tempat tinggal permanen
כֶּרֶם
kerem · kebun anggur
Kebun anggur, lambang kekayaan dan berkat
יָשַׁב
yashav · tinggal
Duduk, menetap, berdiam
Mereka menukar 'yashav' (menetap) dengan hidup di kemah. Ini menunjukkan kerelaan melepaskan kenyamanan dan kepemilikan sebagai wujud kesetiaan.
Tahukah kamu
Kemah sebagai Iman
Di Timur Tengah kuno, tinggal di kemah menandakan kehidupan yang sementara dan siap berpindah. Bagi keluarga Rekhab, ini adalah cara untuk mengingat bahwa mereka adalah orang asing di dunia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 35:9
Filipi 3:20
Identitas surgawi
“Kewargaan kita adalah di dalam sorga.”
1 Tawarikh 29:15
Hidup sebagai perantau
“Sebab kami ini orang asing di hadapan-Mu dan pendatang seperti semua nenek moyang kami.”
Ibrani 11:10
Menantikan kota surgawi
“Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 35:9
✕ Sering dikira
Keluarga Rekhab adalah pelopor gerakan anti-kepemilikan yang harus ditiru semua orang.
✓ Yang sebenarnya
Pola hidup mereka adalah kepatuhan pada panggilan spesifik, bukan norma untuk semua.
✕ Sering dikira
Memiliki rumah dan kebun anggur adalah dosa.
✓ Yang sebenarnya
Alkitab tidak melarang kepemilikan; yang ditekankan adalah ketaatan dan hati yang bergantung pada Allah.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 35:9
Hidup nomaden seperti ini mungkin tidak praktis bagi kita, tapi prinsipnya: jangan terlalu melekat pada harta atau tempat tinggal. Kita bisa memiliki barang tanpa dikuasai olehnya. Pertanyaan untuk kita: apakah kita rela melepaskan hal-hal yang menghalangi ketaatan kita pada Tuhan?
Tuhan, tolong kami untuk tidak terikat pada hal-hal duniawi, dan jadikan hati kami selalu siap mengikuti panggilan-Mu ke mana pun. Amin.