Manusia sebagai pendatang
1 Tawarikh 29:15
Daud Mempersembahkan Bahan untuk Bait Allah
PerikopNyanyian Pujian Daud · 1 Tawarikh 29:10-20 →“Kami adalah orang asing di hadapan-Mu, dan pendatang seperti semua nenek moyang kami. Hari-hari kami di atas bumi seperti bayang-bayang dan tanpa harapan.”1 Tawarikh 29:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab kami adalah orang asing di hadapan-Mu dan orang pendatang sama seperti semua nenek moyang kami; sebagai bayang-bayang hari-hari kami di atas bumi dan tidak ada harapan.”1 Tawarikh 29:15 · TB
Terjemahan Baru
“Engkau tahu, ya TUHAN, bahwa seperti para leluhur kami, kami pun menjalani hidup ini sebagai pendatang dan orang asing. Hidup kami seperti bayangan yang berlalu, dan kami tidak bisa luput dari kematian.”1 Tawarikh 29:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For we are strangers before thee, and sojourners, as were all our fathers: our days on the earth are as a shadow, and there is none abiding.”1 Tawarikh 29:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 29:15?
Daud mengingatkan bahwa manusia hanyalah orang asing dan pendatang di bumi, seperti nenek moyang mereka. Hidup di bumi ini sementara, seperti bayang-bayang yang cepat berlalu. Ini menekankan ketergantungan total pada Tuhan dan kefanaan hidup.
Latar belakang
Manusia fana di hadapan Allah
Daud menyatakan bahwa manusia hanyalah orang asing dan pendatang di bumi. Hidup ini singkat seperti bayang-bayang, tanpa harapan kekal jika hanya mengandalkan diri sendiri.
Di mana
Yerusalem
Di depan kemah pertemuan, saat persiapan pembangunan Bait Suci
Kapan
~970 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, mantan gembala, pemazmur
Kepada
Jemaat Israel
Seluruh umat Israel yang berkumpul di Yerusalem
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
גֵּר
ger · orang asing
pendatang, orang asing yang tinggal sementara
תּוֹשָׁב
toshav · pendatang
penghuni sementara, bukan penduduk tetap
צֵל
tsel · bayang-bayang
bayangan, sesuatu yang tidak permanen
Ger dan toshav menggambarkan status manusia yang sementara di bumi. Hidup seperti tsel (bayangan) yang cepat berlalu. Kesadaran akan kefanaan membuat kita bergantung pada Tuhan dan memberi dengan rendah hati.
Tahukah kamu
Menarik: Ungkapan 'orang asing'
Kata 'ger' digunakan untuk orang asing yang tinggal di Israel. Daud menyebut dirinya dan bangsanya 'gerim' di hadapan Allah, mengakui bahwa bumi adalah milik Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 29:15
1 Petrus 2:11
orang asing
“Saudara-saudara yang kekasih, kamu adalah orang asing dan pendatang di dunia ini.”
Mazmur 39:13
nyaris sama
“Sebab aku ini orang asing di hadapan-Mu, seorang pendatang seperti semua nenek moyangku.”
Yakobus 4:14
hidup singkat
“Sebab apakah hidupmu? Itu adalah uap yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 29:15
✕ Sering dikira
Ayat ini membuat manusia putus asa karena hidup tanpa harapan.
✓ Yang sebenarnya
Tujuan Daud adalah mengajak bergantung pada Allah, bukan putus asa.
✕ Sering dikira
Hidup manusia sepenuhnya sia-sia tanpa makna.
✓ Yang sebenarnya
Singkatnya hidup justru mengarahkan kita untuk hidup berkenan kepada Allah.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 29:15
Jangan terlalu melekat pada hal-hal duniawi, karena hidup ini sementara. Ingatlah bahwa kita hanya singgah di bumi; fokuslah pada hal-hal yang bernilai kekal, seperti hubungan dengan Tuhan dan sesama.
Tuhan, ingatkan aku bahwa hidup di bumi ini singkat, supaya aku memakai waktuku untuk hal-hal yang berarti bagi-Mu. Amin.