Tuhan dibandingkan dengan suami yang diceraikan

Yeremia 3:1

Tuhan Mengundang Israel untuk Kembali

PerikopPertobatan kepada TUHAN · Yeremia 3:1-5 →
““Jika seorang laki-laki menceraikan istrinya dan istrinya pergi darinya dan menjadi istri laki-laki lain, apakah laki-laki itu akan kembali kepadanya? Tidakkah negeri itu akan benar-benar tercemar? Kamu telah melacur dengan banyak kekasih, tetapi kamu ingin kembali kepada-Ku?” firman TUHAN.”

Yeremia 3:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 3:1?

Ayat ini memakai analogi perceraian untuk menunjukkan betapa seriusnya dosa Israel. Israel tidak setia kepada Tuhan seperti istri yang berzinah, namun Tuhan masih menawarkan pengampunan dan memanggil mereka untuk kembali. Ini menunjukkan kasih Tuhan yang luar biasa, yang mau menerima kembali umat-Nya yang sudah berselingkuh secara rohani.

Latar belakang

Metafora perceraian

Tuhan memakai gambaran hukum perceraian untuk menunjukkan betapa seriusnya dosa Israel. Israel telah berzinah secara rohani dengan menyembah dewa-dewa lain, seperti istri yang meninggalkan suaminya. Pertanyaan retoris Tuhan menegaskan bahwa hubungan itu sudah rusak, namun Ia tetap menawarkan pengampunan.

Di mana

Yerusalem

Tidak disebutkan, mungkin di bait atau rumah nabi

Kapan

~627 SM

Zaman Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Reformasi Yosia dimulai
Yerusalem jatuh ke Babel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, berbicara melalui nabi Yeremia

I

Kepada

Israel/Yehuda

Bangsa pilihan yang telah tidak setia

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זָנָה

zanah · melacur

berzinah, tidak setia secara rohani

אֹהֵב

ohev · kekasih

kekasih, sahabat (di sini: dewa-dewa asing)

שׁוּב

shuv · kembali

berbalik, bertobat, kembali

Kata shuv (kembali) adalah inti dari panggilan Tuhan. Meskipun Israel telah 'melacur' (zanah) dengan banyak 'kekasih' (ohev), Tuhan tetap membuka pintu untuk kembali.

Tahukah kamu

Hukum perceraian dalam Ulangan

Ulangan 24:1-4 melarang suami mengambil kembali istri yang sudah dinikahi orang lain. Gambaran ini dipakai Tuhan untuk menunjukkan bahwa secara hukum, Israel tidak layak kembali, tetapi kasih Tuhan melampaui hukum.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 3:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 3:1

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan bahwa Tuhan tidak mau mengampuni dosa yang sangat serius.

✓  Yang sebenarnya

Sebenarnya, ayat ini menunjukkan kerinduan Tuhan untuk memulihkan, meski secara hukum manusia tidak mungkin.

✕  Sering dikira

Tuhan di sini dianggap sebagai pihak yang bimbang atau tidak setia.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan adalah korban ketidaksetiaan, bukan penyebabnya.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 3:1

Kita mungkin pernah merasa terlalu kotor untuk kembali kepada Tuhan. Namun ayat ini mengingatkan bahwa Tuhan tidak pernah menutup pintu. Kita bisa datang kepada-Nya dengan jujur, mengakui kesalahan, dan mengalami pemulihan.

Bapa, terima kasih karena kasih-Mu tidak pernah berkesudahan. Ajari aku untuk tidak takut datang kembali kepada-Mu, apa pun yang telah kulakukan. Amin.