Ulangan 24:1
“Apabila seorang laki-laki mengambil seorang perempuan dan menikahinya, lalu dia tidak menyukainya lagi karena dia mendapati hal yang memalukan. Kemudian, dia menulis surat cerai dan memberikannya kepada perempuan itu dan menyuruhnya pergi dari rumahnya.”Ulangan 24:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Apabila seseorang mengambil seorang perempuan dan menjadi suaminya, dan jika kemudian ia tidak menyukai lagi perempuan itu, sebab didapatinya yang tidak senonoh padanya, lalu ia menulis surat cerai dan menyerahkannya ke tangan perempuan itu, sesudah itu menyuruh dia pergi dari rumahnya,”Ulangan 24:1 · TB
Terjemahan Baru
“"Misalkan seorang laki-laki kawin dengan seorang gadis, dan kemudian tidak menginginkannya lagi karena ia mendapati sesuatu yang memalukan padanya. Lalu laki-laki itu menyerahkan surat cerai kepadanya dan mengusir dia dari rumahnya.”Ulangan 24:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Selanjutnya Musa mengajar umat Israel, “Suatu saat mungkin terjadi hal seperti ini: Tak lama sesudah menikah, seorang suami tidak lagi menyukai istrinya karena menemukan sesuatu yang tidak sesuai pada perempuan itu. Lalu suaminya menulis surat cerai, memberikan surat itu kepadanya, dan menyuruh perempuan itu pergi dari rumahnya.”Ulangan 24:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“When a man hath taken a wife, and married her, and it come to pass that she find no favour in his eyes, because he hath found some uncleanness in her: then let him write her a bill of divorcement, and give it in her hand, and send her out of his house.”Ulangan 24:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 24:1?
Ayat ini menggambarkan aturan tentang perceraian di Israel kuno. Jika seorang suami mendapati sesuatu yang memalukan pada istrinya, ia bisa menceraikannya dengan memberikan surat cerai. Ini melindungi hak perempuan agar ia bisa menikah lagi secara sah, bukan dibuang begitu saja.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 24:1
Dalam hubungan, penting untuk memperlakukan pasangan dengan hormat dan tidak sembarangan memutuskan ikatan. Jika ada masalah, selesaikan dengan baik dan adil, bukan dengan cara yang merendahkan.
Tuhan, ajari kami untuk menghargai dan mengasihi pasangan kami, serta menyelesaikan konflik dengan bijaksana dan adil. Amin.