Mengapa Tidak Menegur?

Yeremia 29:27

Surat untuk Para Buangan

Sekarang, mengapa kamu tidak menegur Yeremia, orang Anatot itu, yang mengaku sebagai nabi di antaramu?

Yeremia 29:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 29:27?

Semaya menantang imam Zefanya untuk menegur Yeremia, yang dianggapnya mengaku sebagai nabi padahal tidak diutus Tuhaan. Ini menunjukkan ketidakpercayaan Semaya terhadap Yeremia dan usahanya untuk menghentikan pesan Yeremia.

Latar belakang

Semaya Menantang Yeremia

Semaya heran mengapa Zefanya tidak menegur Yeremia, yang mengaku nabi dan menyuruh orang buangan menetap lama di Babel.

Di mana

Yerusalem

Bait Suci, suasana menegangkan

Kapan

~594 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan tahap pertama
Jatuhnya Yerusalem
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Semaya

Nabi palsu yang menantang wewenang Yeremia

Z

Kepada

Zefanya

Imam di Yerusalem yang membaca surat ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גָּעַר

ga'ar · menegur

menegur dengan keras, memperingatkan dengan otoritas

מִתְנַבֵּא

mitnabe · mengaku sebagai nabi

mengklaim dirinya sebagai nabi atau bernubuat

בָּכֶם

bakhem · di antaramu

di tengah-tengah kamu, berada di antara komunitas

Menegur nabi palsu adalah tugas, tetapi Semaya ingin menindas yang benar. Panggilan nabi tidak bisa diklaim sendiri; harus diutus Tuhan.

Tahukah kamu

'Mengaku sebagai nabi'

Frasa ini menunjukkan bahwa Semaya meragukan kerasulan Yeremia, padahal justru Yeremia yang benar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 29:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 29:27

✕  Sering dikira

Yeremia benar-benar bukan nabi karena Semaya menantangnya.

✓  Yang sebenarnya

Semaya yang palsu; Yeremia diutus Tuhan dan terbukti benar.

✕  Sering dikira

Zefanya seharusnya menegur Yeremia.

✓  Yang sebenarnya

Zefanya justru membaca surat itu kepada Yeremia, dan Tuhan membela Yeremia.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 29:27

Kita mungkin tergoda untuk mengkritik atau meragukan orang yang menyuarakan kebenaran, terutama jika pesan itu tidak enak didengar. Daripada menolak, lebih baik berdoa dan meminta hikmat untuk mengenali mana yang dari Tuhan.

Ya Bapa, berilah aku hati yang terbuka untuk menerima teguran dan kebenaran, meskipun itu datang dari orang yang tidak kusukai. Amin.