Harapan Akan Penggenapan

Yeremia 28:6

Pengharapan di Tengah Nubuat

dan Nabi Yeremia berkata, “Amin! Semoga TUHAN berbuat demikian, semoga TUHAN membuat perkataan yang telah kamu nubuatkan menjadi nyata, dan membawa kembali bejana-bejana rumah TUHAN dan semua tawanan dari Babel ke tempat ini.

Yeremia 28:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 28:6?

Yeremia mengucapkan 'Amin' untuk nubuat Hananya, tetapi dengan sarkasme, karena ia sebenarnya tidak percaya bahwa damai akan segera datang. Ia mengungkapkan kerinduan agar perkataan Hananya terjadi, tetapi ia tahu bahwa pesan nabi palsu itu tidak berasal dari Tuhan.

Latar belakang

Mengutip Janji Pemulihan

Yeremia mengungkapkan bahwa ia juga menginginkan pemulihan (bejana dan tawanan pulang), tetapi ia tahu itu tidak akan terjadi secepat yang Hananya katakan. Ini menunjukkan harapan yang sama, tetapi dengan cara yang berbeda.

Di mana

Yerusalem

Di rumah TUHAN

Kapan

~594 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yeremia menjawab Hananya
Kuk kayu dipatahkan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi Tuhan yang setia, dari Anatot

H

Kepada

Hananya

Nabi palsu dari Gibeon

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יְהוָה

YHWH · TUHAN

Tuhan, Allah yang esa

עָשָׂה

asah · buat

melakukan, membuat, menyelesaikan

שׁוּב

shuv · kembali

kembali, memulihkan

TUHAN adalah subjek dari semua pemulihan. Ini menegaskan bahwa hanya Allah yang dapat membuat janji menjadi nyata, bukan nabi.

Tahukah kamu

Bejana-Bejana Bait Suci

Bejana emas dan perak dari Bait Suci dijarah Nebukadnezar dan dibawa ke Babel; Yeremia merindukan pemulihannya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 28:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 28:6

✕  Sering dikira

Yeremia akhirnya menyerah dan setuju dengan Hananya.

✓  Yang sebenarnya

Yeremia tetap teguh pada nubuatnya, hanya mengakui bahwa pemulihan adalah kehendak Allah.

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan bahwa Tuhan akan selalu mengabulkan nubuat baik.

✓  Yang sebenarnya

Allah tidak terikat pada nubuat palsu; hanya firman-Nya yang pasti.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 28:6

Terkadang kita bisa saja berharap sesuatu yang baik terjadi, tetapi harapan harus didasarkan pada kebenaran Firman Tuhan, bukan pada optimisme kosong. Tetaplah setia pada panggilan Tuhan meski kenyataan belum sesuai harapan.

Ya Allah, mampukanlah aku untuk berharap dan bersukacita dalam kebenaran-Mu, bukan dalam hal-hal yang tidak sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.