Fajar kasih setia TUHAN

Ratapan 3:22

Harapan di Tengah Ratapan

PerikopPengharapan dalam Penderitaan · Ratapan 3:1-66 →
“Kasih setia TUHAN tidak pernah habis, rahmat-Nya tidak pernah berakhir,”

Ratapan 3:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ratapan 3:22?

Kasih setia Tuhan tidak pernah berhenti; rahmat-Nya selalu tersedia, tidak pernah habis.

Latar belakang

Kasih yang Tidak Pernah Habis

Setelah meratapi penderitaan yang luar biasa, penulis tiba-tiba berbalik pada pengharapan. Ia mengingat bahwa kasih setia TUHAN tidak pernah berhenti dan rahmat-Nya selalu baru.

Di mana

Yerusalem

Di tengah reruntuhan kota

Kapan

~586 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yerusalem jatuh
Pembuangan dimulai
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Ratapan

Penyair yang menyaksikan kehancuran Yerusalem

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa yang sedang berkabung dan bertanya-tanya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֶסֶד

chesed · kasih setia

Kasih yang setia dan penuh kemurahan dalam perjanjian

תָּמַם

tamam · tidak pernah habis

Selesai, berakhir, atau habis

רַחֲמִים

rachamim · rahmat

Belas kasihan yang mendalam, seperti kasih orang tua kepada anak

Ketiga kata ini menekankan bahwa kasih TUHAN itu tidak pernah berakhir karena belas kasihan-Nya yang dalam. 'Chesed' dan 'rachamim' bersama-sama menggambarkan kasih yang setia dan penuh kelembutan.

Tahukah kamu

Kata yang Kaya Makna

Kata Ibrani yang diterjemahkan 'kasih setia' adalah 'hesed', yang mencakup kesetiaan perjanjian, kasih yang setia, dan kemurahan hati.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 3:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ratapan 3:22

✕  Sering dikira

Mengira kasih TUHAN itu seperti kasih manusia yang bisa habis.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menegaskan kasih TUHAN itu tak terbatas dan selalu baru setiap pagi.

✕  Sering dikira

Mengartikan 'selalu baru setiap pagi' sebagai berkat materi yang datang setiap hari.

✓  Yang sebenarnya

Yang dimaksud adalah kesetiaan dan rahmat TUHAN yang diperbarui secara terus-menerus, terutama dalam pemeliharaan rohani.

Renungan

Renungan Singkat Ratapan 3:22

Ketika merasa Tuhan meninggalkan kita, ingatlah bahwa kasih-Nya bukan perasaan, melainkan komitmen yang kekal. Kita bisa mengandalkan kasih-Nya setiap hari.

Aku bersyukur, Tuhan, bahwa kasih setia-Mu tidak berkesudahan; mampukan aku untuk mempercayainya hari ini. Amin.