Firman Tuhan Datang

Yeremia 28:12

Konfrontasi dengan Nabi Palsu

PerikopNabi Palsu Hananya · Yeremia 28:1-17 →
“Kemudian, firman TUHAN datang kepada Nabi Yeremia setelah Nabi Hananya mematahkan kuk dari tengkuk Nabi Yeremia,”

Yeremia 28:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 28:12?

Setelah Hananya mematahkan kuk kayu, Tuhan berbicara kepada Yeremia untuk menyampaikan pesan yang mengejutkan: kuk kayu akan diganti dengan kuk besi, yang lebih berat dan tidak bisa dipatahkan.

Latar belakang

Respon Ilahi Setelah Penghinaan

Setelah insiden pematahan kuk, Yeremia mungkin pergi untuk merenung atau menenangkan diri. Saat itulah firman Tuhan datang kepadanya dengan pesan baru: kuk kayu akan diganti dengan kuk besi, yang lebih berat dan tidak dapat dipatahkan. Ini menegaskan bahwa nubuat Yeremia benar dan Hananya salah.

Di mana

Yerusalem

Tempat tinggal Yeremia, mungkin di rumah atau tempat perenungan.

Kapan

~594 SM

Akhir Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yeremia pergi
Nubuat kuk besi
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab, mungkin Barukh, saksi mata.

P

Kepada

Pembaca/komunitas Yehuda

Bangsa yang hidup di masa pembuangan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וַיְהִי

vayehi · datang

terjadi, menjadi (sering sebagai pembuka)

דְּבַר

devar · firman

perkataan, pesan

יְהוָה

YHWH · TUHAN

nama pribadi Allah, Yahweh

Frasa 'devar YHWH' menunjukkan komunikasi langsung dan pribadi; wahyu datang di tengah kesulitan, meneguhkan Yeremia.

Tahukah kamu

Firman yang Datang

Frasa 'firman TUHAN datang' adalah cara khas para nabi menerima wahyu, sering terjadi setelah peristiwa dramatis.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 28:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 28:12

✕  Sering dikira

Firman Tuhan datang hanya di tempat kudus

✓  Yang sebenarnya

Dia datang di mana saja, bahkan di tempat biasa

✕  Sering dikira

Peristiwa ini kebetulan

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah respons atas tindakan Hananya

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 28:12

Terkadang ketika kita menolak rencana Tuhan atau mengikuti keinginan sendiri, Tuhan mengizinkan beban yang lebih berat terjadi. Tetaplah setia dan taat sejak awal agar tidak menambah kesulitan.

Tuhan, ampuni kami jika kami sering mengabaikan kehendak-Mu. Berikan kami ketekunan untuk taat dan tidak memberontak. Amin.