Contoh Nabi Mikha

Yeremia 26:18

Yeremia di Ambang Hukuman Mati

Mikha dari Moresyet bernubuat pada zaman Hizkia, raja Yehuda. Dia berkata kepada semua orang Yehuda, katanya, ‘Inilah firman TUHAN semesta alam: Sion akan dibajak seperti ladang, Yerusalem akan menjadi timbunan puing, dan gunung Bait Suci akan menjadi bukit yang berhutan.’

Yeremia 26:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 26:18?

Tua-tua itu mengutip perkataan nabi Mikha yang pernah menubuatkan bahwa Sion akan dihancurkan, tetapi raja Hizkia tidak membunuhnya. Sebaliknya, Hizkia justru bertobat dan memohon belas kasihan Tuhan, sehingga bencana dibatalkan.

Latar belakang

Kutipan dari Mikha

Para tua-tua mengutip nubuat Mikha yang sama kerasnya tentang kehancuran Yerusalem dan Sion. Mereka menunjukkan bahwa Yeremia tidak unik; sejarah membuktikan bahwa nabi seperti itu tidak seharusnya dibunuh.

Di mana

Yerusalem

Pelataran Bait Suci, diskusi terbuka

Kapan

~609 SM

Zaman para nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nubuat Mikha ~701 SM
Pembelaan Yeremia
Kamu di sini
B

Yang berbicara

Beberapa tua-tua negeri

Tokoh senior yang mengutip sejarah

R

Kepada

Rakyat yang berkumpul

Orang banyak di pelataran Bait Suci

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִיכָה

Mikha · Mikha

singkatan dari Mikha-Yahu, berarti 'siapa seperti TUHAN'

מוֹרֶשֶׁת

Moreshet · Moresyet

kota di Yehuda, kampung halaman Mikha

חָרַשׁ

charash · bajak

membajak, menggarap tanah

Nama Mikha berarti 'siapa seperti TUHAN', dan nubuatnya menyamakan Sion dengan ladang yang dibajak—simbol kehancuran total. Ini menegaskan bahwa kota suci pun tidak kebal dari hukuman.

Tahukah kamu

Mikha juga ditentang

Nubuat Mikha hampir menyebabkan dia dihukum, tetapi raja Hizkia justru bertobat dan mendoakan belas kasihan Tuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 26:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 26:18

✕  Sering dikira

Anggap Mikha bernubuat tentang kehancuran yang segera terjadi.

✓  Yang sebenarnya

Nubuat itu terpenuhi sekitar 100 tahun kemudian, pada zaman Yeremia, menunjukkan kesabaran Allah.

✕  Sering dikira

Pikirkan kutipan ini adalah dukungan otomatis untuk semua nabi.

✓  Yang sebenarnya

Mereka hanya memakai contoh Mikha untuk mengingatkan agar tidak menumpahkan darah nabi yang benar.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 26:18

Mendengarkan nasihat yang keras tetapi benar bisa menyelamatkan kita. Respons yang tepat terhadap teguran bukanlah bertahan atau membalas, melainkan merendahkan diri dan berbalik kepada Tuhan.

Tuhan, berikan aku hati yang lembut untuk menerima teguran sebagai undangan untuk bertobat, bukan sebagai serangan pribadi. Biarlah aku selalu berbalik kepada-Mu. Amin.