Para Tua-tua Angkat Bicara

Yeremia 26:17

Yeremia di Ambang Hukuman Mati

PerikopAjaran Yeremia di Rumah TUHAN · Yeremia 26:1-24 →
“Beberapa tua-tua negeri berdiri dan berkata kepada semua orang yang berkumpul itu, katanya,”

Yeremia 26:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 26:17?

Beberapa tua-tua negeri tampil ke depan dan mengingatkan semua orang tentang contoh nabi Mikha. Mereka memakai sejarah untuk menunjukkan bahwa nabi yang menyampaikan peringatan tidak selalu berakhir dengan hukuman mati.

Latar belakang

Nasihat dari pengalaman

Para tua-tua berdiri untuk memberikan pandangan. Mereka mengingatkan hadirin tentang nabi Mikha yang juga bernubuat tentang kehancuran Yerusalem, namun tidak dibunuh.

Di mana

Yerusalem

Pelataran Bait Suci, di hadapan majelis

Kapan

~609 SM

Zaman para nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Firman Yeremia
Kutipan Mikha
Kamu di sini
B

Yang berbicara

Beberapa tua-tua negeri

Tokoh senior yang dihormati, berwibawa

R

Kepada

Rakyat yang berkumpul

Orang banyak di pelataran Bait Suci

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קוּם

qum · berdiri

bangkit, mengambil sikap

זָקֵן

zaqen · tua-tua

tua, penatua, orang yang dihormati

אֶרֶץ

erets · negeri

tanah, wilayah, negeri

Tindakan 'berdiri' dari para 'tua-tua' menunjukkan otoritas dan keberanian. Mereka mewakili akal sehat negeri, dan perkataan mereka didasarkan pada sejarah.

Tahukah kamu

Nabi yang sama, berbeda reaksi

Mikha bernubuat sekitar seratus tahun sebelum Yeremia, tetapi raja Hizkia justru merendahkan diri dan bertobat, bukan marah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 26:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 26:17

✕  Sering dikira

Anggap semua tua-tua mendukung Yeremia sepenuhnya.

✓  Yang sebenarnya

Mereka hanya memperingatkan agar tidak bertindak gegabah, bukan menyatakan Yeremia bebas dari kesalahan.

✕  Sering dikira

Pikirkan ini adalah keputusan resmi pengadilan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah opini yang disampaikan dalam musyawarah, bukan vonis akhir.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 26:17

Sejarah bisa menjadi guru yang bijak. Sebelum mengambil keputusan penting, cari tahu bagaimana orang-orang beriman di masa lalu menghadapi situasi serupa.

Tuhan, ajari aku untuk belajar dari kesalahan dan hikmat orang-orang terdahulu, agar aku tidak mengulangi kebodohan yang sama. Amin.