Siapa yang berdiri di hadapan Tuhan

Yeremia 23:18

Tuhan Melawan Gembala dan Nabi Palsu

Sebab, siapakah yang telah berdiri di hadapan sidang TUHAN untuk melihat dan mendengar firman-Nya? Siapakah yang telah memperhatikan firman-Nya dan mendengarnya?

Yeremia 23:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 23:18?

Pertanyaan retoris ini menekankan bahwa tidak ada nabi palsu yang berdiri di hadapan Tuhan untuk mendengar firman-Nya. Hanya mereka yang benar-benar dekat dengan Tuhan yang dapat menyampaikan pesan-Nya.

Latar belakang

Sidang surgawi

Tuhan menantang nabi-nabi palsu: siapakah di antara mereka yang benar-benar hadir dalam sidang ilahi untuk mendengar firman-Nya? Nabi sejati adalah orang yang berdiri di hadapan Tuhan dan menerima firman-Nya.

Di mana

Yerusalem

Tidak spesifik, mungkin dalam konteks sidang ilahi

Kapan

~600 SM

Masa Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Yosia (609 SM)
Pembuangan ke Babel (586 SM)
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, yang berfirman melalui Yeremia, ~600 SM

N

Kepada

Nabi-nabi palsu dan umat

Mereka yang mengaku mewakili Tuhan tanpa dipanggil

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָמַד

amad · berdiri

Berdiri tegak, hadir dalam posisi siap melayani.

סוֹד

sod · sidang

Rapat, majelis, atau lingkaran dalam (seperti rahasia).

דָּבָר

dabar · firman

Perkataan, perkara; di sini merujuk pada perkataan Tuhan.

Nabi sejati adalah yang berdiri (amad) dalam sidang (sod) Tuhan untuk mendengar dabar -Nya. Ini menunjukkan hubungan yang dekat dan otoritas yang benar.

Tahukah kamu

Sidang ilahi

Ungkapan 'berdiri di hadapan Tuhan' mengingatkan pada konsep sidang surgawi dalam Alkitab, di mana malaikat dan hamba Tuhan hadir di hadapan takhta-Nya (lihat Ayub 1:6).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 23:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 23:18

✕  Sering dikira

Mengira bahwa hanya nabi di zaman Yeremia yang perlu 'berdiri di hadapan Tuhan'.

✓  Yang sebenarnya

Semua orang percaya dipanggil untuk hadir di hadapan Tuhan, tetapi pemimpin rohani khususnya harus memiliki hubungan yang intim dengan-Nya.

✕  Sering dikira

Menganggap 'sidang' sebagai tempat fisik.

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah gambaran metaforis tentang akses kepada Tuhan dan mendengarkan firman-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 23:18

Untuk menjadi pembawa pesan Tuhan, kita perlu menghabiskan waktu di hadapan-Nya, berdoa dan merenungkan firman-Nya. Keintiman pribadi dengan Tuhan adalah kunci untuk berbicara mewakili Dia.

Ya Tuhan, tarik kami ke hadirat-Mu setiap hari, agar kami dapat mendengar suara-Mu dan berbicara sesuai kehendak-Mu. Amin.