Nabi palsu menenangkan orang
Yeremia 23:17
Tuhan Melawan Gembala dan Nabi Palsu
“Mereka terus-menerus berbicara kepada orang-orang yang menghina Aku. TUHAN telah berfirman, ‘Kamu akan mendapatkan kedamaian.’ Akan tetapi, kepada setiap orang yang mengikuti kekerasan hatinya sendiri, mereka berkata, ‘Malapetaka tidak akan menimpa kamu.’”Yeremia 23:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“mereka selalu berkata kepada orang- orang yang menista firman TUHAN: Kamu akan selamat! dan kepada setiap orang yang mengikuti kedegilan hatinya mereka berkata: Malapetaka tidak akan menimpa kamu!"”Yeremia 23:17 · TB
Terjemahan Baru
“Kepada orang-orang yang tak mau mendengarkan kata-kata-Ku, mereka selalu berkata, 'Kamu akan selamat.' Dan kepada setiap orang yang keras kepala, mereka berkata, 'Kau tak akan mendapat celaka.'"”Yeremia 23:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“They say still unto them that despise me, The LORD hath said, Ye shall have peace; and they say unto every one that walketh after the imagination of his own heart, No evil shall come upon you.”Yeremia 23:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 23:17?
Nabi-nabi palsu memberikan damai sejahtera kepada orang-orang yang menghina Tuhan dan mengikuti keras kepala hati mereka sendiri, dan tidak memperingatkan mereka akan malapetaka. Ini menunjukkan kepemimpinan yang tidak setia.
Latar belakang
Kebohongan tentang damai
Tuhan mengungkapkan bahwa nabi-nabi palsu berbicara kepada orang-orang yang menghina Allah dengan menenangkan mereka bahwa mereka akan mendapat damai. Mereka juga meyakinkan orang-orang yang keras kepala bahwa malapetaka tidak akan datang, padahal itu semua bohong.
Di mana
Yerusalem
Tidak spesifik, mungkin di pelataran Bait Suci
Kapan
~600 SM
Masa Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, yang berfirman melalui Yeremia, ~600 SM
Kepada
Umat Yehuda
Orang Yehuda yang menerima perkataan nabi palsu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָמַר
amar · berkata
Mengatakan, menyatakan suatu perkataan.
שָׁלוֹם
shalom · damai
Kesejahteraan, keutuhan, keadaan tanpa konflik dan puas.
רָעָה
ra'ah · malapetaka
Kejahatan, bencana, atau keadaan buruk.
Perkataan nabi palsu menciptakan ilusi damai (shalom) padahal malapetaka (ra'ah) pasti datang. Ketidakjujuran mereka membawa manusia pada kehancuran.
Tahukah kamu
Damai yang palsu
Kata 'damai' dalam bahasa Ibrani adalah 'shalom', yang berarti kesejahteraan utuh. Nabi palsu menggunakan kata ini secara tidak bertanggung jawab untuk menenangkan orang berdosa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 23:17
1 Tesalonika 5:3
Damai palsu
“Apabila mereka berkata: Damai dan aman, maka kebinasaan akan menimpa mereka secara tiba-tiba.”
Yeremia 6:14
Dusta damai
“Mereka telah mengobati luka umat-Ku dengan cara yang tidak serius, dengan berkata: Damai, damai, padahal tidak ada damai.”
Yehezkiel 13:16
Nubuat palsu
“yaitu nabi-nabi Israel yang bernubuat tentang Yerusalem dan menubuatkan penglihatan damai untuknya, padahal tidak ada damai, demikianlah firman Tuhan ALLAH.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 23:17
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa semua orang yang berkata 'damai' adalah nabi palsu.
✓ Yang sebenarnya
Damai yang didasarkan pada firman Tuhan adalah benar; yang salah adalah damai tanpa pertobatan.
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini hanya tentang masa lalu, tidak relevan sekarang.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip ini berlaku untuk semua zaman: kita harus waspada terhadap ajaran yang menenangkan tanpa menuntut pertobatan.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 23:17
Kadang kita lebih suka mendengar kata-kata yang menenangkan daripada kebenaran yang menegur. Namun, sebagai orang percaya, kita harus berani menyampaikan kebenaran meskipun tidak populer.
Tuhan, berikan kami keberanian untuk menyampaikan kebenaran-Mu dengan kasih, meskipun itu tidak nyaman. Amin.