Badai Murka Tuhan

Yeremia 23:19

Peringatan bagi Gembala dan Nabi Palsu

PerikopPenghakiman terhadap Nabi-Nabi Palsu · Yeremia 23:9-40 →
“Lihatlah, badai TUHAN telah keluar dalam kemarahan, bahkan dalam angin puting beliung. Angin itu akan berputar-putar melanda orang fasik.”

Yeremia 23:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 23:19?

Ayat ini menggambarkan murka TUHAN yang datang seperti badai dan angin puting beliung yang akan menimpa orang-orang fasik. Ini adalah peringatan keras bahwa murka TUHAN tidak bisa dihindari oleh mereka yang hidup dalam kejahatan, dan akan berputar-putar melanda mereka.

Latar belakang

Badai Tuhan akan datang

Yeremia menggunakan gambaran badai dan angin puting beliung untuk menggambarkan murka Tuhan yang akan datang atas orang fasik. Ini adalah peringatan keras bahwa hukuman Tuhan tidak bisa dihindari, seperti badai yang menghancurkan.

Di mana

Yerusalem

Di kota Yerusalem, mungkin di dekat Bait Allah.

Kapan

~600 SM

Periode kerajaan Yehuda menjelang pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemerintahan raja Yehuda
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi muda, dipanggil Tuhan, seringkali penuh emosi.

O

Kepada

Orang Yehuda

Penduduk Yehuda yang mendengarkan nasihat nabi palsu.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

סַעַר

sa'ar · badai

angin ribut atau badai, sering digunakan untuk murka Tuhan.

אַף

'af · kemarahan

hidung atau murka, sering menggambarkan kemarahan yang membara.

רָשָׁע

rasha' · orang fasik

orang yang bersalah atau jahat, bertentangan dengan kebenaran.

Ketiga kata ini menghubungkan badai, murka, dan kefasikan sebagai satu paket: murka Tuhan adalah badai yang pasti menimpa orang fasik. Ini menegaskan bahwa Tuhan tidak tinggal diam terhadap kejahatan.

Tahukah kamu

Badai sebagai metafora

Dalam dunia Alkitab, badai sering melambangkan kehadiran Tuhan yang dahsyat dan penghakiman, seperti saat Tuhan menampakkan diri di gunung Sinai dengan guntur dan kilat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 23:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 23:19

✕  Sering dikira

Menganggap badai ini hanya fenomena alam biasa.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora untuk murka Tuhan yang pasti datang sebagai penghakiman.

✕  Sering dikira

Berpikir badai ini hanya berlaku untuk zaman Yeremia, bukan untuk masa kini.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun konteksnya historis, prinsip murka Tuhan terhadap dosa tetap relevan sepanjang masa.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 23:19

Jangan pernah merasa aman dalam dosa, karena murka TUHAN seperti badai yang pasti datang. Hidup dalam ketaatan adalah tempat perlindungan yang aman dari badai itu.

Tuhan, biarlah badai murka-Mu menyadarkan kami untuk segera bertobat, dan lindungilah kami dalam kasih-Mu. Amin.