Ratapan yang Tidak Akan Terjadi
Yeremia 22:18
Peringatan bagi Raja-raja Yehuda
“Karena itu, beginilah firman TUHAN mengenai Yoyakim, anak Yosia, raja Yehuda, “Mereka tidak akan meratapi dia, dengan berkata, ‘Aduh, Saudaraku!’ atau ‘Aduh, Saudariku!’ Mereka tidak akan berduka untuk dia, ‘Aduh, Tuan!’ atau ‘Aduh, yang Mulia!’”Yeremia 22:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab itu beginilah firman TUHAN mengenai Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda: "Orang tidak akan meratapi dia: Aduhai abangku! Aduhai kakakku! Orang tidak akan menangisi dia: Aduhai tuan! Aduhai Seri Paduka!”Yeremia 22:18 · TB
Terjemahan Baru
“Karena itu mengenai Yoyakim raja Yehuda, putra Yosia, TUHAN berkata begini, "Kematiannya tak akan ditangisi; tak ada yang akan berkata, 'Aduh, kawanku, aduh.' Tak ada yang berduka atau berseru, 'Kasihan sri baginda!'”Yeremia 22:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Therefore thus saith the LORD concerning Jehoiakim the son of Josiah king of Judah; They shall not lament for him, saying, Ah my brother! or, Ah sister! they shall not lament for him, saying, Ah lord! or, Ah his glory!”Yeremia 22:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 22:18?
Ayat ini menyatakan bahwa Yoyakim akan mati tanpa dipermalukan atau diratapi seperti raja pada umumnya. Dia akan dikubur seperti keledai, yaitu tidak ada penghormatan, menunjukkan pandangan Tuhan terhadap pemimpin yang jahat.
Latar belakang
Hukuman Mati untuk Yoyakim
TUHAN menyatakan bahwa Yoyakim akan mati tanpa ratapan resmi. Tidak ada yang akan berkata 'Aduh, saudaraku' atau 'Aduh, Tuan' seperti yang lazim untuk raja. Ini adalah tanda penghinaan dan hukuman TUHAN karena dosanya.
Di mana
Yerusalem
Istana raja, saat Yoyakim membangun istana megah
Kapan
~609 SM
Periode Kerajaan Yehuda (menjelang pembuangan)
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang berfirman melalui Yeremia
Kepada
Yeremia (nabi)
Nabi TUHAN yang menyampaikan pesan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סָפַד
safad · meratapi
meratap, meratapi dengan nyanyian atau tangisan
הוֹי
hoy · Aduh
seruan duka atau celaka, 'oh' atau 'aduh'
אָח
akh · saudaraku
saudara laki-laki, kerabat dekat
Safad adalah ritual resmi, dan hoy adalah seruan spontan. Ketiadaan keduanya menunjukkan bahwa kematian Yoyakim tidak akan dihormati, bahkan oleh keluarganya sendiri. Ini adalah puncak dari penghakiman Allah.
Tahukah kamu
Ratapan dalam Budaya Israel
Ratapan adalah bagian penting dalam upacara pemakaman; para peratap profesional sering dipekerjakan. Tidak adanya ratapan berarti kematian dianggap tidak berarti dan memalukan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 22:18
Yeremia 16:6
Tanpa ratapan
“Besar dan kecil akan mati di negeri ini; mereka tidak akan dikuburkan, dan orang tidak akan meratapi mereka.”
Yeremia 25:33
Hukuman tanpa pemakaman
“Mereka tidak akan diratapi atau dikuburkan; mereka akan menjadi kotoran di atas tanah.”
1 Raja-raja 13:30
Ratapan biasa
“Lalu ia meletakkan mayat itu di dalam kuburnya sendiri, dan mereka meratapinya: 'Aduh, saudaraku!'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 22:18
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang kurangnya ratapan, bukan tentang kematian yang nyata.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pernyataan nubuat bahwa Yoyakim akan mati dengan cara yang memalukan dan tanpa dihormati.
✕ Sering dikira
Yoyakim mati sebagai penguburan keledai, artinya dia dikubur dengan cara tertentu.
✓ Yang sebenarnya
Penguburan keledai adalah metafora untuk tidak dikubur dengan layak, mungkin dibuang di luar kota.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 22:18
Kehidupan yang tidak benar mungkin terlihat sukses sesaat, tetapi akhirnya tidak ada yang menghormati. Lebih baik hidup jujur dan dihormati daripada kaya dan ditinggalkan.
Tuhan, tolong aku untuk hidup dengan cara yang mendapatkan penghormatan dari-Mu, bukan hanya pujian manusia yang sementara. Amin.