Raja Sejati vs Raja yang Sombong
Yeremia 22:15
Peringatan bagi Raja Yehuda
“Apakah kamu pikir kamu adalah raja karena kamu bersaing dalam menggunakan kayu cedar? Tidakkah ayahmu makan dan minum, serta melakukan keadilan dan kebenaran, dan karena itu, keadaannya baik?”Yeremia 22:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sangkamu rajakah engkau, jika engkau bertanding dalam hal pemakaian kayu aras? Tidakkah ayahmu makan minum juga dan beroleh kenikmatan? Tetapi ia melakukan keadilan dan kebenaran,”Yeremia 22:15 · TB
Terjemahan Baru
“Dengarlah, hai Raja Yoyakim! Jika engkau membangun istana dengan kayu cemara Libanon yang paling bagus, apakah itu buktinya bahwa engkau raja yang lebih baik dari raja-raja lain? Coba ingat akan ayahmu: Ia menikmati hidup yang bahagia dan berhasil dalam segala usahanya, karena ia selalu lurus dan jujur serta mengadili perkara orang miskin dengan adil. Memang begitulah seharusnya tindakan orang yang mengenal TUHAN.”Yeremia 22:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Shalt thou reign, because thou closest thyself in cedar? did not thy father eat and drink, and do judgment and justice, and then it was well with him?”Yeremia 22:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 22:15?
Ayat ini mengingatkan bahwa menjadi raja tidaklah hanya tentang bergaya dengan kayu cedar, tetapi tentang melakukan keadilan dan kebenaran. Ayah Yosia disebut sebagai teladan karena ia hidup dengan benar dan menolong orang miskin.
Latar belakang
Tantangan untuk menjadi raja yang adil
Ayat ini menanyakan apakah raja mengira dirinya raja hanya karena bersaing dalam kayu cedar. Ayat ini mengingatkan bahwa ayahnya, Yosia, yang melakukan keadilan dan kebenaran, hidup baik dan itu artinya mengenal Allah.
Di mana
Yerusalem
Di istana raja, saat Yeremia menyampaikan firman TUHAN
Kapan
~609 SM
Periode kerajaan Yehuda menjelang pembuangan
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang berfirman melalui nabi.
Kepada
Raja Yehuda (Yoyakim)
Raja yang sombong dan tidak adil.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מִשְׁפָּט
mishpat · keadilan
keadilan, hukum, kebenaran
צְדָקָה
tsedaqah · kebenaran
keadilan, kebenaran, kebajikan
יָדַע
yada · mengenal
mengenal, mengetahui, memiliki hubungan intim
Mengenal Allah tidak hanya tentang pengetahuan intelektual, tetapi tentang mempraktikkan keadilan (mishpat) dan kebenaran (tsedaqah) dalam hubungan sosial. Ini adalah inti dari hubungan yang benar dengan Allah.
Tahukah kamu
Raja Yosia dikenal sebagai raja yang adil
Yosia adalah raja yang saleh yang melakukan pembaharuan agama dan keadilan sosial. Ia sangat dihormati, dan kematiannya diratapi banyak orang (2 Tawarikh 35:24-25).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 22:15
Mikha 6:8
tuntutan hidup adil
“Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Apakah yang dituntut TUHAN dari padamu?”
Yeremia 22:3
panggilan yang sama
“Lakukanlah keadilan dan kebenaran, dan selamatkanlah orang yang dirampok.”
Amsal 21:3
prioritas keadilan
“Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan TUHAN daripada korban.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 22:15
✕ Sering dikira
Mengenal Allah hanya soal hubungan pribadi dan doa.
✓ Yang sebenarnya
Mengenal Allah juga berarti peduli pada keadilan sosial dan hak orang miskin.
✕ Sering dikira
Ayat ini membandingkan raja dengan ayahnya secara negatif.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini memuji Yosia sebagai teladan dan menegur raja yang sekarang.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 22:15
Kesuksesan sejati bukan diukur dari harta atau status, melainkan dari kebaikan dan keadilan yang kita lakukan. Mari kita teladani Yosia yang makan, minum, tetapi juga memperjuangkan keadilan.
Ajari aku, Tuhan, untuk menemukan kepuasan bukan dalam hal-hal duniawi, tetapi dalam melakukan keadilan dan kebenaran-Mu. Amin.