Kesombongan Raja yang Memperluas Istana
Yeremia 22:14
Peringatan bagi Raja Yehuda
“yang berkata, ‘Aku akan membangun untukku sendiri sebuah istana yang besar, dengan kamar-kamar atas yang luas, dan memotong jendela-jendela untuk itu, dan memapaninya dengan kayu cedar, serta mengecatnya dengan warna merah terang.’”Yeremia 22:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“yang berkata: "Aku mau mendirikan istana yang besar lebar dan anjung yang lapang luas!", lalu menetas dinding istana membuat jendela, memapani istana itu dengan kayu aras dan mencatnya merah. Yeremia 22.15–20 108”Yeremia 22:14 · TB
Terjemahan Baru
“Celakalah juga orang yang berkata, "Akan kudirikan istana yang besar dengan kamar-kamar yang luas di tingkat atas," lalu di istana itu dibuatnya jendela dengan bingkai dari kayu cemara Libanon, dan dicat merah.”Yeremia 22:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“That saith, I will build me a wide house and large chambers, and cutteth him out windows; and it is cieled with cedar, and painted with vermilion.”Yeremia 22:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 22:14?
Ayat ini mengkritik orang yang membangun rumah mewah dengan penuh perhitungan dan kemewahan, tetapi mengabaikan keadilan. Ini menyoroti kesombongan dan fokus pada kemewahan yang tidak seimbang dengan kepedulian pada sesama.
Latar belakang
Kemewahan istana yang dibangun dengan keserakahan
Ayat ini menggambarkan keinginan raja untuk membangun istana besar dengan kamar-kamar yang luas, memakai kayu cedar dari Lebanon, dan mengecatnya dengan warna merah. Ini menunjukkan kesombongan dan fokus pada kemewahan pribadi.
Di mana
Yerusalem
Di istana raja, saat Yeremia menyampaikan firman TUHAN
Kapan
~609 SM
Periode kerajaan Yehuda menjelang pembuangan
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang berfirman melalui nabi.
Kepada
Raja Yehuda (Yoyakim)
Raja yang sombong dan materialistis.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָחָב
rachav · besar
luas, lebar, besar
אֶרֶז
erez · cedar
pohon aras, kayu cedar
מָשַׁח
mashach · cat
mengoles, mengecat, mengurapi
Kata-kata ini menunjukkan keinginan yang berlebihan untuk kemewahan dan ukuran. 'Rachav' (luas) menunjukkan ambisi yang tidak terkendali, 'erez' (cedar) melambangkan kemewahan yang mahal, dan 'mashach' (mengecat) menunjukkan usaha untuk membuat istana lebih indah dari yang sebenarnya.
Tahukah kamu
Kayu cedar Lebanon sangat mahal
Kayu cedar dari Lebanon sangat dihargai di zaman kuno dan sering digunakan untuk istana dan kuil. Salomo juga menggunakannya untuk bait Allah (1 Raja-raja 5:6).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 22:14
Hagai 1:4
kritik terhadap fokus pada rumah sendiri
“Apakah sudah tiba waktunya bagi kamu untuk mendiami rumah-rumahmu yang dipapani?”
1 Raja-raja 7:2
membangun istana dengan kayu cedar
“Ia membangun istana dari kayu hutan Libanon.”
Amsal 21:20
pemborosan orang bebal
“Ada harta yang berharga dan minyak di kediaman orang bijak, tetapi orang bebal memboroskannya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 22:14
✕ Sering dikira
Ayat ini melarang memiliki rumah besar atau kayu cedar.
✓ Yang sebenarnya
Masalahnya bukan pada bahan bangunan, tetapi pada motif dan cara mendapatkannya yang tidak adil.
✕ Sering dikira
Warna merah yang disebutkan hanya kebetulan.
✓ Yang sebenarnya
Warna merah adalah simbol kemewahan dan status, sering digunakan pada bangunan istana.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 22:14
Jangan biarkan hidup kita hanya berpusat pada kenyamanan dan kemewahan materi. Ukurlah keberhasilan bukan dari besar atau indahnya rumah, tetapi dari dampak positif yang kita berikan bagi orang lain.
Ya Tuhan, jauhkan aku dari kesombongan dan keinginan berlebihan akan kemewahan; arahkan hatiku pada hal-hal yang Engkau nilai penting. Amin.