Penyerahan Zedekia kepada Babel
Yeremia 21:7
Peringatan bagi Keluarga Daud
PerikopAllah Menolak Permohonan Raja Zedekia · Yeremia 21:1-14 →“Sesudah itu,’ firman TUHAN, ‘Aku akan menyerahkan Zedekia, raja Yehuda, dan para pelayannya, dan rakyatnya, dan orang-orang yang terluput dari penyakit itu, pedang, dan kelaparan di kota ini ke tangan Nebukadnezar, raja Babel, dan ke tangan musuh-musuh mereka dan ke tangan orang-orang yang ingin membunuh mereka, dan dia akan memukul mereka dengan mata pedang. Dia tidak akan menyayangkan mereka, berbelas kasihan, ataupun merasa iba.’”Yeremia 21:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu, demikianlah firman TUHAN, maka Zedekia, raja Yehuda, dan pegawai-pegawainya dan rakyat di kota ini, yang masih tinggal hidup dari penyakit sampar, dari pedang dan dari kelaparan, akan Kuserahkan ke dalam tangan Nebukadnezar, raja Babel, yaitu ke dalam tangan musuh mereka yang berusaha mencabut nyawa mereka; orang akan memukul mati mereka dengan mata pedang tanpa merasa sayang, tanpa belas kasihan dan tanpa ampun.”Yeremia 21:7 · TB
Terjemahan Baru
“Engkau dan para pegawaimu serta orang-orang yang luput dari peperangan, kelaparan dan wabah penyakit, semuanya akan Kubiarkan ditangkap oleh Raja Nebukadnezar dan oleh musuh-musuh yang mau membunuhmu. Nebukadnezar akan membunuh kamu semua tanpa ampun dan tanpa belas kasihan. Aku, TUHAN, telah berbicara."”Yeremia 21:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And afterward, saith the LORD, I will deliver Zedekiah king of Judah, and his servants, and the people, and such as are left in this city from the pestilence, from the sword, and from the famine, into the hand of Nebuchadrezzar king of Babylon, and into the hand of their enemies, and into the hand of those that seek their life: and he shall smite them with the edge of the sword; he shall not spare them, neither have pity, nor have mercy.”Yeremia 21:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 21:7?
Tuhan akan menyerahkan Zedekia, para pegawainya, dan rakyat yang selamat dari wabah, pedang, dan kelaparan ke tangan Nebukadnezar. Musuh akan membunuh mereka tanpa belas kasihan. Ini menunjukkan bahwa hukuman Tuhan pasti terjadi, tidak ada yang bisa menghindar.
Latar belakang
Nasib Zedekia dan Penduduk
Tuhan menyatakan bahwa setelah wabah, pedang, dan kelaparan, Raja Zedekia beserta rakyatnya akan diserahkan ke tangan Nebukadnezar. Musuh akan membunuh mereka tanpa belas kasihan, menunjukkan hukuman yang pasti bagi Yehuda.
Di mana
Yerusalem
Di kota Yerusalem, saat Babel mengepung
Kapan
~587 SM
Periode Kerajaan Yehuda sebelum pembuangan
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel yang menyatakan kehendak-Nya melalui nabi
Kepada
Yeremia
Nabi yang menyampaikan firman Tuhan kepada Raja Zedekia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָתַן
natan · menyerahkan
Memberikan atau menempatkan ke dalam kekuasaan orang lain.
חֶרֶב
cherev · pedang
Senjata tajam yang melambangkan kekerasan dan perang.
חָמַל
chamal · menyayangkan
Merasa iba atau menahan diri dari menghancurkan.
Ketiga kata ini menunjukkan penyerahan total tanpa belas kasihan, menegaskan bahwa hukuman Tuhan adalah konsekuensi serius yang tidak bisa dihindari.
Tahukah kamu
Tangan Terentang
Ungkapan 'tangan terentang' dalam ayat 5 menggambarkan kekuatan Allah yang siap menghukum, bukan kasih seperti yang sering diasosiasikan dengan salib.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 21:7
2 Raja-raja 25:7
Penggenapan nubuat
“Mereka menyembelih anak-anak Zedekia di depan matanya, kemudian membutakan mata Zedekia.”
Yeremia 34:3
Nubuat serupa
“Engkau akan ditangkap dan diserahkan ke dalam tangan raja Babel.”
Ulangan 28:49-50
Kutuk perjanjian
“Bangsa yang garang mukanya, yang tidak menghormati orang tua dan tidak mengasihani orang muda.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 21:7
✕ Sering dikira
Tuhan tidak peduli pada umat-Nya karena membiarkan mereka dibantai.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah hukuman atas dosa yang sudah lama diberitakan, bukan tindakan semena-mena.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya berlaku untuk zaman dulu, tidak relevan sekarang.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip keadilan dan konsekuensi dosa tetap berlaku, meski konteksnya historis.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 21:7
Hukuman Tuhan bisa sangat berat, tetapi masih ada harapan jika kita mau bertobat. Jangan menunda-nunda untuk berbalik dari dosa, karena kesempatan bisa hilang.
Tuhan, ajar kami untuk tidak meremehkan peringatan-Mu dan segera bertobat sebelum terlambat. Amin.