Mengapa Aku Lahir?

Yeremia 20:18

Ratapan di Tengah Panggilan

Mengapa aku keluar dari rahim untuk melihat kesukaran dan kesedihan sehingga hari-hariku berakhir dalam rasa malu?

Yeremia 20:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 20:18?

Ayat ini adalah keluhan terakhir Yeremia, mempertanyakan mengapa ia harus dilahirkan untuk mengalami kesukaran dan kesedihan. Ini adalah pertanyaan yang wajar bagi orang yang menderita. Namun, di balik keluhan ini, Yeremia tetap setia kepada panggilannya, menunjukkan bahwa iman tidak berarti tanpa pergumulan.

Latar belakang

Pertanyaan Eksistensial

Yeremia mempertanyakan tujuan kelahirannya, karena hidupnya hanya dipenuhi kesukaran, kesedihan, dan rasa malu. Ini adalah puncak ratapannya, yang menunjukkan betapa dalam penderitaannya sebagai nabi yang ditolak.

Di mana

Yerusalem

Akhir dari ratapan, mungkin di tempat yang sunyi

Kapan

~600 SM

Periode pra-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ratapan dalam kandungan
Tuhan menguatkan Yeremia kembali
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang terpanggil, namun menderita karena panggilannya

T

Kepada

Tuhan

Allah yang dia layani namun juga menjadi sumber kepedihannya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָצָא

yatsa · keluar

keluar, kelahiran

עָמָל

amal · kesukaran

kerja keras, kesusahan, kesengsaraan

בֹּשֶׁת

boshet · rasa malu

kebingungan, kehinaan, malu

Kata-kata ini menunjukkan bahwa Yeremia melihat hidupnya sebagai siklus kesukaran yang berujung pada rasa malu, menegaskan keputusasaannya yang total.

Tahukah kamu

Rasa Malu Nabi

Meskipun Yeremia adalah nabi Tuhan, ia mengalami rasa malu yang luar biasa karena terus-menerus diejek dan dicemooh oleh orang-orang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 20:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 20:18

✕  Sering dikira

Yeremia mempertanyakan kedaulatan Tuhan dan menuduh-Nya tidak adil.

✓  Yang sebenarnya

Yeremia bergumul dengan penderitaannya tetapi tetap beriman, dan ini adalah doa yang jujur, bukan tuduhan.

✕  Sering dikira

Ayat ini menunjukkan bahwa Yeremia menyesal menjadi nabi dan ingin berhenti.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun ia mengutuk kelahirannya, ia tetap setia pada panggilannya, seperti yang terlihat di ayat-ayat sebelumnya.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 20:18

Pertanyaan 'mengapa' adalah bagian dari perjalanan iman. Daripada terjebak dalam pertanyaan yang tak terjawab, kita bisa meminta hikmat Tuhan untuk melihat tujuan di balik penderitaan. Teruslah berjalan, karena Tuhan tidak pernah sia-sia dalam setiap air mata.

Ya Tuhan, aku sering bertanya mengapa aku harus mengalami ini. Berikanlah aku ketenangan dan keyakinan bahwa Engkau bekerja dalam segala hal. Amin.