Kesibukan yang berakhir malu

Yeremia 2:36

TUHAN menggugat umat-Nya yang murtad

Mengapa kamu banyak berputar-putar, mengubah jalan-jalanmu? Kamu juga akan dipermalukan oleh Mesir seperti kamu dipermalukan oleh Asyur.

Yeremia 2:36 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 2:36?

Allah menegur Israel yang suka berpindah-pindah mencari pertolongan dari bangsa asing (Mesir atau Asyur). Akibatnya, mereka akan dipermalukan seperti sebelumnya saat mengandalkan Asyur.

Latar belakang

Rute politik yang membawa malu

Yehuda sibuk mencari sekutu ke Mesir dan Asyur untuk melindungi diri, tetapi Tuhan berkata bahwa mereka hanya 'berputar-putar' tanpa arah yang benar. Seperti sebelumnya mereka dikecewakan Asyur, mereka juga akan dipermalukan oleh Mesir.

Di mana

Yerusalem

Ancaman dari utara, sekitar tahun 609 SM

Kapan

~609 SM

Zaman Kerajaan, menjelang penghukuman

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Raja Yosia
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, berbicara melalui nabi Yeremia

U

Kepada

Umat Yehuda

Penduduk Kerajaan Yehuda, termasuk para pemimpin dan raja

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הָלַךְ

halakh · berputar-putar

Berjalan; di sini berarti berganti-ganti arah politik tanpa tujuan yang benar.

דֶּרֶךְ

derekh · jalan-jalanmu

Jalan, perilaku, atau cara hidup.

בּוֹשׁ

bosh · malu

Menjadi malu, dipermalukan, dikecewakan.

Kata 'halakh' (berjalan) dan 'derekh' (jalan) menunjukkan bahwa Yehuda terus berganti-ganti jalan, tetapi semuanya menuju kekecewaan. Tuhan menginginkan satu jalan yang benar: ketaatan kepada-Nya.

Tahukah kamu

Tangan di atas kepala

Dalam budaya Timur Tengah kuno, menaruh tangan di atas kepala adalah tanda kesedihan dan malu, seperti orang yang ditawan atau dihina.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 2:36

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 2:36

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan melarang umat-Nya mencari bantuan politik dari bangsa lain tanpa kecuali.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan menegur karena mereka lebih percaya kepada sekutu daripada kepada Dia, bukan karena politik itu sendiri jahat.

✕  Sering dikira

Berpikir 'malu' berarti kegagalan duniawi semata, padahal itu juga aib di hadapan Allah.

✓  Yang sebenarnya

Malu di sini adalah akibat dari dosa, dan Tuhan mengizinkannya untuk membawa umat kepada pertobatan.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 2:36

Kita sering mencari solusi dari berbagai sumber lain, tapi lupa bahwa Tuhan adalah satu-satunya penolong yang sejati. Evaluasi kembali: ke mana kita berlari saat masalah datang?

Tuhan, ajar aku untuk berhenti berlari ke 'Mesir' dan 'Asyur' dalam hidupku. Jadikan Engkau tempatku berlindung yang pertama dan terutama. Amin.