Kesombongan yang menolak bersalah
Yeremia 2:35
TUHAN menggugat umat-Nya yang murtad
PerikopYehuda Tidak Setia · Yeremia 2:1-37 →“kamu berkata, ‘Aku tidak bersalah. Sesungguhnya, kemarahan-Nya telah berlalu dariku.’ Ketahuilah, Aku akan beperkara denganmu karena kamu berkata, ‘Aku tidak berdosa.’”Yeremia 2:35 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“engkau berkata: Aku tidak bersalah! Memang, murka-Nya telah meninggalkan aku! Sesungguhnya Aku akan membawa engkau ke pengadilan, oleh karena engkau berkata: Aku tidak berdosa!”Yeremia 2:35 · TB
Terjemahan Baru
“kamu berkata bahwa kamu tak bersalah, bahwa Aku tidak marah lagi kepadamu. Tetapi Aku, TUHAN, akan menghukum kamu karena kamu tidak mau mengakui bahwa kamu bersalah.”Yeremia 2:35 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yet thou sayest, Because I am innocent, surely his anger shall turn from me. Behold, I will plead with thee, because thou sayest, I have not sinned.”Yeremia 2:35 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 2:35?
Israel mengaku tidak bersalah dan berkata bahwa kemarahan Allah telah berlalu, tetapi Allah akan beperkara dengan mereka karena pengakuan palsu ini. Ini menunjukkan bahwa pengakuan dosa harus jujur, bukan menutup diri.
Latar belakang
Klaim tidak bersalah yang membuat Tuhan murka
Umat Yehuda dengan sombong berkata bahwa mereka tidak bersalah dan bahwa murka Tuhan telah berlalu. Tuhan menegaskan bahwa justru karena mereka menyangkal dosa, Dia akan menghakimi mereka.
Di mana
Yerusalem
Ancaman dari utara, sekitar tahun 609 SM
Kapan
~609 SM
Zaman Kerajaan, menjelang penghukuman
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, berbicara melalui nabi Yeremia
Kepada
Umat Yehuda
Penduduk Kerajaan Yehuda, termasuk para pemimpin dan raja
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָקִי
naqi · tidak bersalah
Bersih, tanpa kesalahan; di sini dipakai secara ironis oleh bangsa yang menyangkal dosa.
אַף
af · murka
Hidung; secara kiasan berarti kemarahan, karena kemarahan terlihat dari napas yang keluar dari hidung.
שָׁפַט
shafat · berperkara
Menghakimi, mengadili; Tuhan akan bertindak sebagai hakim yang menuntut.
Kata 'naqi' menunjukkan klaim bersih yang palsu, sementara 'shafat' mengingatkan bahwa Tuhan akan mengadili mereka yang berdosa. Kemarahan-Nya belum berlalu selama dosa masih ada.
Tahukah kamu
Frasa 'murka-Nya telah berlalu'
Ungkapan ini mirip dengan keyakinan populer bahwa Tuhan tidak akan menghukum bangsa Israel lagi, padahal nabi-nabi palsu sering menenangkan orang dengan pesan damai yang palsu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 2:35
Amsal 30:12
Kesombongan diri
“Ada orang yang menganggap dirinya bersih, tetapi belum dibasuh dari kotorannya.”
1 Yohanes 1:8
Menyangkal dosa
“Jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, kita menipu diri sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.”
Yeremia 2:29
Tuhan menuntut
“Mengapa kamu berdebat dengan-Ku? Kamu semua telah berdosa terhadap Aku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 2:35
✕ Sering dikira
Mengira Tuhan tidak mau mendengar pengakuan 'tidak bersalah' dari orang yang benar.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menolak pengakuan 'tidak bersalah' yang tidak disertai pertobatan, bukan orang yang benar-benar benar.
✕ Sering dikira
Menganggap murka Tuhan selalu berlangsung lama, padahal Dia ingin umat kembali kepada-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Murka Tuhan adalah respons terhadap dosa, dan Dia berbelas kasihan kepada orang yang mengaku dosa.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 2:35
Sering kali kita berdalih 'saya tidak salah' atau 'Tuhan pasti sudah mengerti'. Namun, pengakuan dosa yang sejati dimulai dari kejujuran pada diri sendiri dan Allah.
Ya Allah, ampunilah aku jika aku sering bersikap defensif. Ajari aku untuk rendah hati mengakui kesalahan dan menerima teguran-Mu. Amin.