Tuhan Berdebat dengan Umat-Nya

Yeremia 2:29

Kasih yang Ditinggalkan

“Mengapa kamu berdebat dengan-Ku? Kamu semua telah berdosa terhadap Aku,” firman TUHAN.

Yeremia 2:29 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 2:29?

Tuhan bertanya mengapa Israel berdebat dengan-Nya, karena mereka semua telah berdosa. Ini adalah teguran yang tegas bahwa mereka tidak bisa menyangkal kesalahan mereka.

Latar belakang

Tuhan Menyatakan Perkara

Tuhan menanyakan mengapa umat berdebat dengan-Nya, seolah-olah mereka tidak bersalah. Padahal mereka semua telah berdosa. Ia menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk membela diri.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks kontroversi hukum, seperti di pengadilan

Kapan

~600 SM

Periode kerajaan Yehuda (menjelang pembuangan)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penyembahan berhala merajalela
Serangan Babel pertama
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan (Allah Israel)

Hakim yang adil, Penuntut yang benar

Y

Kepada

Yehuda

Umat yang berdosa, enggan mengakui kesalahan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

תְּרִיבוּ

terivu · berdebat

bertengkar, mengajukan perkara hukum

פְּשַׁעְתֶּם

pesya'tem · berdosa

melakukan pelanggaran, memberontak

אַתֶּם

atem · engkau

kamu semua (bentuk jamak)

Kata 'berdebat' dan 'berdosa' menunjukkan sikap melawan. Tuhan menekankan bahwa seluruh umat bertanggung jawab, bukan hanya sebagian.

Tahukah kamu

Istilah Hukum

Kata 'berdebat' di sini berasal dari bahasa Ibrani 'riv' yang sering dipakai untuk kasus hukum, menunjukkan bahwa Tuhan sedang membuka pengadilan terhadap umat-Nya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 2:29

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 2:29

✕  Sering dikira

Tuhan marah tanpa alasan, seperti manusia pemarah.

✓  Yang sebenarnya

Kemarahan Tuhan adalah respons yang adil terhadap ketidaksetiaan yang berulang.

✕  Sering dikira

Berdebat dengan Tuhan berarti kita boleh mempertanyakan-Nya secara bebas tanpa konsekuensi.

✓  Yang sebenarnya

Berdebat di sini adalah kontroversi hukum, menunjukkan kesalahan manusia, bukan dialog yang setara.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 2:29

Sering kali kita menyalahkan Tuhan atas masalah kita, padahal kita sendiri yang memilih jalan yang salah. Bersikaplah rendah hati untuk mengakui dosa kita.

Ya Tuhan, aku tidak mau berdebat dengan-Mu. Aku mengaku dosaku dan memohon pengampunan-Mu. Amin.