Tuhan Menantang Dewa-Dewa Palsu

Yeremia 2:28

Kasih yang Ditinggalkan

Akan tetapi, di manakah ilah-ilahmu yang kamu buat untuk dirimu sendiri? Biarlah mereka berdiri jika mereka dapat menyelamatkan kamu pada masa kesusahanmu. Sebab, sebanyak kota-kotamu, demikianlah banyaknya ilahmu, hai Yehuda.”

Yeremia 2:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 2:28?

Tuhan menantang Israel untuk melihat apakah berhala yang mereka buat dapat menyelamatkan mereka. Jumlah berhala sama banyak dengan jumlah kota, menunjukkan betapa mereka berpaling dari Allah yang hidup.

Latar belakang

Mempertanyakan Dewa yang Tidak Menolong

Tuhan menantang umat-Nya: di manakah dewa-dewa yang mereka buat? Jika dewa-dewa itu benar, biarkan mereka menyelamatkan kamu saat susah. Tuhan menyindir bahwa jumlah berhala sama banyaknya dengan jumlah kota di Yehuda.

Di mana

Yerusalem

Pidato kenabian di kota Yerusalem, sekitar tahun 600 SM

Kapan

~600 SM

Periode kerajaan Yehuda (menjelang pembuangan)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Zaman Raja Yosia
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan (Allah Israel)

Allah yang setia, tetapi ditolak umat-Nya

Y

Kepada

Yehuda

Umat pilihan yang menyembah berhala

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֱלֹהֶיךָ

eloheikha · ilah-ilahmu

dewa-dewamu, yang dibuat dari kayu atau batu

עָשִׂיתָ

asita · buat

membuat, membentuk, atau menciptakan

יֹשִׁיעוּ

yosyiu · selamatkan

menyelamatkan, melepaskan dari bahaya

Tuhan menekankan bahwa berhala adalah buatan tangan manusia, tidak dapat menyelamatkan. Ironi: dewa-dewa yang dibuat justru tidak berdaya saat dibutuhkan, menunjukkan kebodohan penyembahan berhala.

Tahukah kamu

Berhala Sebanyak Kota

Arkeologi menunjukkan bahwa di Yehuda kuno, setiap kota besar punya tempat pemujaan sendiri, sesuai dengan tuduhan Tuhan bahwa jumlah berhala sama dengan jumlah kota.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 2:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 2:28

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya kritik pada penyembahan berhala fisik, bukan masalah masa kini.

✓  Yang sebenarnya

Prinsipnya berlaku untuk segala hal yang menggantikan posisi Tuhan, termasuk uang, kuasa, atau nyaman.

✕  Sering dikira

Tuhan tampak sinis dan tidak peduli.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan ingin umat menyadari kesia-siaan berhala dan kembali kepada-Nya, bukan sekadar mengejek.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 2:28

Jangan menaruh kepercayaan pada hal-hal yang kita ciptakan sendiri, seperti kekayaan atau popularitas. Hanya Tuhan yang mampu menyelamatkan kita.

Tuhan, jauhkan aku dari menyembah berhala modern yang tidak dapat menyelamatkan. Aku percaya hanya Engkau yang sanggup menolongku. Amin.