Allah menyesali bencana

Yeremia 18:8

Tukang Periuk dan Tanah Liat

PerikopTukang Periuk dan Tanah Liat · Yeremia 18:1-17 →
“Jika bangsa itu, yang kepadanya Aku berfirman, berbalik dari kejahatannya, Aku akan menyesali bencana yang Aku rencanakan untuk ditimpakan kepadanya.”

Yeremia 18:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 18:8?

Ayat ini menegaskan bahwa ketika Allah merencanakan bencana, tetapi bangsa yang dituju bertobat dari kejahatan mereka, Allah akan mengubah keputusan-Nya dan tidak jadi mendatangkan bencana itu. Ini menunjukkan bahwa Allah responsif terhadap pertobatan, dan hukuman-Nya tidak mutlak jika terjadi perubahan hati.

Latar belakang

Pertobatan mengubah keputusan ilahi

Allah menegaskan bahwa jika bangsa yang diancam berbalik dari kejahatannya, Dia akan menyesali bencana yang direncanakan. Ini menunjukkan respons Allah terhadap pertobatan.

Di mana

Yerusalem

Di rumah tukang periuk, siang hari

Kapan

~605 SM

Zaman Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ilustrasi tukang periuk
Tantangan untuk bertobat
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, berfirman melalui Yeremia

Y

Kepada

Yeremia

Nabi yang dipanggil, mungkin berusia 30-an

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שוב

shuv · berbalik

Berpaling kembali, berubah arah, bertobat.

רעה

ra'ah · kejahatannya

Keburukan, kejahatan, hal yang merugikan.

נחם

naham · menyesali

Berubah pikiran, merasa kasihan, terhibur.

Ketiga kata ini menunjukkan hubungan dinamis: pertobatan (shuv) dari kejahatan (ra'ah) membuat Allah mengubah keputusan (naham). Ini bukan kontradiksi, tapi kedaulatan yang responsif.

Tahukah kamu

Kata 'menyesali' dalam bahasa Ibrani

Kata 'menyesali' (naham) dapat berarti 'terhibur' atau 'berubah pikiran'. Ini bukan berarti Allah menyesal karena salah, tapi berubah sikap sesuai respons manusia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 18:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 18:8

✕  Sering dikira

Kesalahan: Allah berubah pikiran artinya Allah tidak maha tahu atau tidak konsisten.

✓  Yang sebenarnya

Koreksi: Ini adalah bahasa antropomorfis untuk menggambarkan hubungan; Allah tetap maha tahu, tetapi merespons manusia secara personal.

✕  Sering dikira

Kesalahan: Pertobatan otomatis membatalkan hukuman.

✓  Yang sebenarnya

Koreksi: Ini berbicara tentang rencana, bukan keputusan mutlak; tetapi pertobatan sejati selalu membuka pintu belas kasihan.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 18:8

Tidak ada kata terlambat untuk bertobat. Jika kita merasa telah melakukan banyak kesalahan, Allah masih memberi kesempatan untuk berubah. Jangan biarkan rasa bersalah menghalangi kita untuk datang kepada-Nya dan memperbaiki diri.

Ya Allah, ampunilah setiap kejahatan kami dan berilah kami hati yang mau berbalik dari dosa, supaya kami boleh mengalami kemurahan-Mu, Amin.