Tukang periuk membentuk ulang tanah liat

Yeremia 18:7

Tukang Periuk dan Tanah Liat

Adakalanya Aku berfirman tentang suatu bangsa atau suatu kerajaan bahwa Aku akan mencabut, merobohkan, dan menghancurkannya.

Yeremia 18:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 18:7?

Ayat ini mengajarkan bahwa Allah memiliki kedaulatan untuk memutuskan hukuman atau berkat atas suatu bangsa. Jika Allah telah mengumumkan rencana untuk mencabut, merobohkan, atau menghancurkan suatu bangsa, keputusan itu tidak final. Ini menunjukkan bahwa Allah memperhatikan kondisi bangsa tersebut dan dapat mengubah rencana-Nya sesuai dengan respons mereka.

Latar belakang

Kedaulatan Allah atas bangsa-bangsa

Allah menggunakan ilustrasi tukang periuk untuk menunjukkan kuasa-Nya. Dia dapat mencabut, merobohkan, dan menghancurkan suatu bangsa sesuai kehendak-Nya.

Di mana

Yerusalem

Di rumah tukang periuk, siang hari

Kapan

~605 SM

Zaman Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Awal pelayanan Yeremia
Pengepungan Yerusalem
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, berfirman melalui Yeremia

Y

Kepada

Yeremia

Nabi yang dipanggil, mungkin berusia 30-an

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נתש

natash · mencabut

Mencabut atau merobek, sering untuk mencabut tanaman dari akar.

נתץ

natats · merobohkan

Meruntuhkan atau menghancurkan bangunan.

אבד

avad · menghancurkannya

Membinasakan atau membawa kepada kebinasaan.

Ketiga kata ini menggambarkan tindakan penghakiman yang menyeluruh, dari mencabut sampai meruntuhkan, menunjukkan kuasa Allah yang mutlak atas nasib bangsa-bangsa.

Tahukah kamu

Kata 'bangsa' dan 'kerajaan'

Kata 'bangsa' dan 'kerajaan' dalam bahasa Ibrani adalah 'goy' dan 'mamlakah', sering dipakai untuk bangsa non-Israel, tapi di sini mencakup Israel.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 18:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 18:7

✕  Sering dikira

Kesalahan: Allah seenaknya menghancurkan bangsa tanpa alasan.

✓  Yang sebenarnya

Koreksi: Ayat 8 menjelaskan bahwa jika bangsa itu berbalik dari kejahatannya, Allah akan menyesali bencana itu. Jadi selalu ada ruang untuk pertobatan.

✕  Sering dikira

Kesalahan: Allah hanya berbicara tentang bangsa-bangsa non-Israel.

✓  Yang sebenarnya

Koreksi: Meskipun kata 'bangsa' umum, dalam konteks ini berlaku juga untuk Yehuda (lihat ayat 11).

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 18:7

Kita hidup dalam kepastian bahwa Allah mendengar dan melihat. Jika kita sedang berada dalam situasi yang terasa seperti 'dihancurkan', ingatlah bahwa Allah selalu membuka pintu untuk perubahan. Jangan cepat putus asa, tetapi ambil langkah nyata untuk berbalik kepada-Nya.

Tuhan, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang berdaulat, namun juga penuh kasih. Ajar kami untuk selalu peka terhadap pimpinan-Mu dan berbalik dari kejahatan, Amin.