Tukang periuk membentuk kembali
Yeremia 18:10
Pelajaran dari Rumah Tukang Periuk
“Jika bangsa itu melakukan yang jahat dalam pandangan-Ku, tidak mendengarkan suara-Ku, maka Aku akan menyesal tentang yang baik, yang telah Aku rancangkan untuknya.”Yeremia 18:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi apabila mereka melakukan apa yang jahat di depan mata-Ku dan tidak mendengarkan suara-Ku, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak mendatangkan keberuntungan yang Kujanjikan itu kepada mereka.”Yeremia 18:10 · TB
Terjemahan Baru
“tapi kemudian bangsa itu tidak taat kepada-Ku lalu melakukan yang jahat, maka niat-Ku itu akan Kubatalkan."”Yeremia 18:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“If it do evil in my sight, that it obey not my voice, then I will repent of the good, wherewith I said I would benefit them.”Yeremia 18:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 18:10?
Ayat ini menegaskan prinsip yang sama: jika suatu bangsa yang sudah diberkati atau direncanakan untuk dibangun ternyata melakukan kejahatan dan tidak mendengarkan suara Tuhan, maka Allah akan menyesal atas kebaikan yang telah direncanakan-Nya. Ini menunjukkan bahwa Allah menghargai kebebasan manusia dan konsekuensi dari pilihan mereka.
Latar belakang
Firman tentang pembangunan dan penghancuran
Ayat ini mengajarkan bahwa Allah memiliki kuasa untuk membangun atau menghancurkan suatu bangsa. Jika bangsa yang telah dibangun itu berbuat jahat dan tidak mendengarkan suara-Nya, Allah dapat menyesali kebaikan yang telah direncanakan untuk mereka.
Di mana
Yerusalem
Di rumah tukang periuk, lalu firman disampaikan secara umum
Kapan
~627 SM
Zaman Kerajaan Yehuda / Nabi-nabi
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, berbicara melalui nabi Yeremia
Kepada
Bangsa-bangsa dan kerajaan
Semua bangsa, termasuk Israel, yang menjadi sasaran firman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָחַם
nacham · menyesal
berubah pikiran atau terhibur; di sini berarti menyesali keputusan-Nya
טוֹבָה
tovah · baik
kebaikan, kesejahteraan, hal yang baik
יָעַד
ya'ad · merancangkan
menetapkan, merencanakan, menentukan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Allah tidak kaku dalam rencana-Nya; kebaikan yang Dia rancang dapat dialihkan jika manusia berbalik dari kebaikan, karena hubungan-Nya dengan manusia dinamis.
Tahukah kamu
Menyesal bagi Allah?
Dalam bahasa Ibrani, kata 'menyesal' di sini bukan berarti Allah berubah pikiran seperti manusia, tetapi menggambarkan respons relasional-Nya terhadap perubahan sikap manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 18:10
Yesaya 5:20
membalikkan standar kebaikan
“Celakalah mereka yang menyebut kejahatan baik dan kebaikan jahat”
Yeremia 1:10
kuasa mencabut dan membangun
“Aku menetapkan engkau atas bangsa-bangsa untuk mencabut dan merobohkan, untuk membangun dan menanam”
Roma 11:22
kebaikan Allah bersyarat
“Perhatikanlah kebaikan dan kekerasan Allah: kekerasan atas mereka yang jatuh, tetapi kebaikan atasmu”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 18:10
✕ Sering dikira
Allah tidak setia pada janji-Nya, seenaknya menyesal.
✓ Yang sebenarnya
Ini menggambarkan hubungan yang responsif, bukan keinginan yang berubah-ubah.
✕ Sering dikira
Kebaikan Allah bisa dibatalkan begitu saja, jadi sia-sia mengikuti Dia.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah teguran, bukan keputusasaan; Allah selalu adil dalam keputusan-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 18:10
Kadang kita merasa nyaman dengan posisi kita, tetapi kita harus terus waspada. Jangan menganggap remeh berkat yang kita miliki; gunakanlah untuk semakin dekat dengan Allah, bukan menjauh.
Bapa, jauhkan kami dari sikap sombong dan tidak mau mendengar. Tolong kami untuk menjaga kekudusan hidup kami di hadapan-Mu, Amin.