Suara Sukacita Dihapuskan
Yeremia 16:9
Larangan Meratapi Bangsa yang Dihakimi
“Sebab, beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel, “Ketahuilah, Aku akan menghapuskan dari tempat ini, di depan matamu dan pada zamanmu, suara sukacita dan suara kebahagiaan, suara mempelai laki-laki dan suara mempelai perempuan.”Yeremia 16:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Sesungguhnya, di tempat ini, di depan matamu dan pada zamanmu, akan Kuhentikan suara kegirangan dan suara sukacita, suara pengantin laki-laki dan suara pengantin perempuan.”Yeremia 16:9 · TB
Terjemahan Baru
“Dengarkan apa yang Aku, TUHAN Yang Mahakuasa, Allah Israel, hendak katakan kepadamu. Suara gembira dan sukacita serta keramaian pesta kawin akan Kuhentikan semua. Hal itu akan disaksikan oleh orang-orang yang hidup di zamanmu ini.”Yeremia 16:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For thus saith the LORD of hosts, the God of Israel; Behold, I will cause to cease out of this place in your eyes, and in your days, the voice of mirth, and the voice of gladness, the voice of the bridegroom, and the voice of the bride.”Yeremia 16:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 16:9?
Tuhan menyatakan bahwa suara kegembiraan dan pernikahan akan berhenti. Ini adalah cara untuk menunjukkan bahwa seluruh tatanan sosial dan kehidupan akan terganggu. Ini adalah konsekuensi dari hukuman atas dosa, di mana sukacita diambil dan diganti dengan duka.
Latar belakang
Akhir dari Pesta Pernikahan
Tuhan menegaskan bahwa Dia akan menghapuskan dari Yehuda semua suara sukacita, termasuk suara mempelai laki-laki dan perempuan yang terdengar dalam pernikahan. Ini adalah tanda penghakiman yang sangat jelas: tidak ada lagi alasan untuk bersukacita, dan bahkan tradisi paling bahagia pun akan hilang.
Di mana
Yerusalem
Di kota Yerusalem, dalam konteks umum
Kapan
sekitar 600 SM
Zaman Raja-raja
Yang berbicara
Tuhan
Allah semesta alam, Allah Israel
Kepada
Yeremia
Nabi Yehuda, dipanggil sejak muda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קוֹל שָׂשׂוֹן
kol sason · suara sukacita
suara kegembiraan atau sorak-sorai
חָתָן
khatan · mempelai laki-laki
pengantin pria, mempelai laki-laki
כַּלָּה
kalah · mempelai perempuan
pengantin wanita, mempelai perempuan
Ketiga kata ini mewakili puncak sukacita manusiawi. Menghapusnya menunjukkan bahwa Allah akan menghancurkan harapan dan masa depan bangsa, karena pernikahan adalah simbol kelanjutan hidup.
Tahukah kamu
Suara Mempelai
Dalam budaya Timur Tengah kuno, pernikahan adalah perayaan besar yang berlangsung berhari-hari, dengan nyanyian dan sorak-sorai. Suara mempelai adalah simbol kehidupan yang normal dan berkat Allah; menghilangkannya berarti masyarakat hancur.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 16:9
Wahyu 18:23
Kota Babel jatuh
“Cahaya pelita tidak akan bersinar lagi di dalammu, dan suara mempelai laki-laki dan perempuan tidak akan terdengar lagi di dalammu.”
Yeremia 7:34
Pengulangan nubuat
“Aku akan menghentikan dari kota-kota Yehuda dan jalan-jalan Yerusalem suara kegirangan dan suara kegembiraan, suara mempelai laki-laki dan suara mempelai perempuan.”
Yesaya 62:5
Pernikahan simbol
“Sebab seperti seorang teruna bersanding dengan anak dara, demikianlah Allahmu akan bersanding dengan engkau.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 16:9
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti Allah menghapuskan semua pernikahan di dunia.
✓ Yang sebenarnya
Ini khusus tentang Yehuda pada zaman itu, bukan pernikahan secara universal. Pernikahan tetap baik dan diberkati Allah.
✕ Sering dikira
Allah tidak lagi memberikan sukacita kepada umat-Nya selamanya.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah hukuman sementara bagi bangsa yang tidak bertobat. Setelah pembuangan, Allah memulihkan sukacita mereka (lihat Yeremia 33:11).
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 16:9
Sukacita sejati bukanlah sekadar perasaan senang, tetapi berasal dari hubungan yang benar dengan Tuhan. Ketika kita hidup dalam dosa, kita kehilangan sukacita itu. Marilah kita menjaga hati dan hidup kita agar sukacita Tuhan tetap tinggal.
Ya Tuhan, pulihkanlah sukacita keselamatan-Mu dalam hidupku, dan jauhkan aku dari hal-hal yang dapat memisahkanku dari-Mu. Amin.