Ratapan atas Yerusalem
Yeremia 15:5
Peringatan dan Harapan
““Siapakah yang akan berbelaskasihan kepadamu, oh Yerusalem? Atau, siapakah yang akan berduka untukmu? Siapakah yang akan mampir untuk menanyakan keadaanmu?”Yeremia 15:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Siapakah yang akan merasa kasihan terhadap engkau, hai Yerusalem, dan Yeremia 15.6–9 76 siapakah yang akan turut berdukacita dengan engkau? Siapakah yang akan singgah untuk menanyakan perihal kesehatanmu?”Yeremia 15:5 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata, "Hai penduduk Yerusalem, siapakah akan mengasihani kamu? Siapakah yang mau bersedih hati dengan kamu? Siapakah mau singgah untuk menanyakan keadaanmu?”Yeremia 15:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For who shall have pity upon thee, O Jerusalem? or who shall bemoan thee? or who shall go aside to ask how thou doest?”Yeremia 15:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 15:5?
Tuhan mengajukan pertanyaan retoris: siapakah yang akan mengasihani Yerusalem? Tidak ada seorang pun yang akan berduka atau menanyakan kabarnya, karena mereka sudah ditinggalkan Tuhan dan tidak ada yang peduli.
Latar belakang
Tuhan Bertanya: Siapa yang Peduli?
Setelah menyatakan hukuman, Tuhan meratapi Yerusalem dengan pertanyaan retoris: adakah yang akan berbelas kasihan atau peduli terhadap kota itu? Ini menggambarkan betapa terisolirnya Yerusalem karena dosa-dosanya; bahkan Tuhan sendiri, yang seharusnya paling mengasihi, menyatakan kelelahan untuk berbelas kasihan (ayat 6).
Di mana
Yerusalem
Tidak disebutkan, tetapi Yeremia aktif di Yerusalem
Kapan
~600 SM
Kerajaan Yehuda akhir
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang berfirman melalui Yeremia
Kepada
Yeremia
Nabi yang dipanggil Tuhan, sering melayani di Yerusalem
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָמַל
chamal · berbelaskasihan
merasa iba atau sayang, menahan diri untuk tidak menyakiti
נוּד
nud · berduka
bergerak menggeleng-gelengkan kepala sebagai tanda simpati atau berkabung
שָׁאַל
sha'al · menanyakan keadaan
bertanya tentang kesejahteraan, peduli dengan kondisi seseorang
Tuhan memakai tiga kata yang menunjukkan kepedulian: chamal (belas kasihan), nud (berkabung), dan sha'al (menanyakan). Ini menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang akan peduli pada Yerusalem; bahkan yang paling dasar, seperti bertanya kabar, tidak akan terjadi.
Tahukah kamu
Yerusalem sebagai Perempuan
Dalam bahasa Ibrani, kota sering dipersonifikasikan sebagai perempuan. Di sini Yerusalem disapa langsung, seperti seorang ibu yang ditinggalkan anak-anaknya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 15:5
Yesaya 51:19
Siapa berduka?
“'Kedua hal ini telah menimpamu; siapakah yang akan turut berduka dengan engkau? Kebinasaan dan keruntuhan, kelaparan dan pedang; siapakah yang akan menghibur engkau?'”
Ratapan 1:2
Tidak ada penghibur
“'Pada malam hari ia menangis terus; air matanya meleleh di pipinya. Ia tidak mempunyai penghibur dari semua yang mencintainya.'”
Nahum 3:7
Siapa kasihan?
“'Semua orang yang melihat engkau akan lari menjauh dan berkata: "Niniwe sudah rusak! Siapakah yang akan berbelas kasihan kepadanya?"'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 15:5
✕ Sering dikira
Tuhan tidak lagi mengasihi umat-Nya sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Justru karena kasih-Nya, Tuhan menegur dengan keras; Dia ingin mereka bertobat. Pertanyaan retoris ini menunjukkan kesedihan, bukan kebencian.
✕ Sering dikira
Yerusalem tidak layak mendapat belas kasihan sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Semua kota layak dihukum, tetapi Tuhan tetap berkenan memulihkan jika mereka bertobat; ayat ini menekankan konsekuensi dosa, bukan bahwa kasih karunia mustahil.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 15:5
Ketika kita menjauh dari Tuhan, kita bisa kehilangan simpati orang lain dan merasa sendirian. Ini mengingatkan kita bahwa hubungan dengan Tuhan adalah sumber kasih dan kepedulian sejati. Jangan biarkan dosa membuat kita terisolasi.
Tuhan, jangan biarkan aku hidup dalam isolasi karena dosa. Tarik aku kembali ke dalam hadirat-Mu dan pulihkan relasiku dengan sesama. Amin.