Hukuman bagi nabi palsu

Yeremia 14:15

Kekeringan dan Doa Nabi

Karena itu, beginilah firman TUHAN mengenai para nabi yang bernubuat dalam nama-Ku padahal Aku tidak mengutus mereka, tetapi mereka berkata, ‘Pedang dan kelaparan tidak akan ada di negeri ini,’ dengan pedang dan kelaparan nabi-nabi itu akan dihabisi.

Yeremia 14:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 14:15?

TUHAN menyatakan bahwa nabi-nabi palsu yang bernubuat tentang damai akan mati oleh pedang dan kelaparan, karena mereka tidak diutus oleh TUHAN. Ini menunjukkan konsekuensi dari kesesatan.

Latar belakang

Hukuman setimpal untuk penyesat

Tuhan menyatakan bahwa nabi-nabi palsu akan mati oleh pedang dan kelaparan, sama seperti yang mereka nubuatkan tidak akan terjadi. Mereka yang mendengarkan mereka juga akan mengalami hal yang sama.

Di mana

Yerusalem

Pengumuman hukuman

Kapan

~600 SM

Zaman Nabi-nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tuhan menegaskan nabi palsu
Bencana terjadi
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah yang adil dan menghukum dosa

P

Kepada

Para nabi palsu dan umat

Mereka yang tertipu dan menyesatkan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֶרֶב

cherev · pedang

senjata tajam, simbol perang dan kematian

רָעָב

ra'av · kelaparan

kekurangan makanan yang parah

תָּמַם

tamam · habisi

menyelesaikan, menghabiskan, atau memusnahkan

Pedang dan kelaparan adalah alat hukuman Tuhan. Kata 'habisi' menunjukkan kepastian dan totalitas penghukuman, bukan sekadar ancaman.

Tahukah kamu

Hukuman yang ironis

Nabi-nabi palsu berkata 'tidak akan ada pedang dan kelaparan', tetapi justru mereka akan mati oleh pedang dan kelaparan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 14:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 14:15

✕  Sering dikira

Hukuman ini hanya berlaku untuk nabi-nabi palsu, tidak untuk umat.

✓  Yang sebenarnya

Ayat 16 menjelaskan bahwa umat yang mendengar nabi palsu juga akan dihukum.

✕  Sering dikira

Pedang dan kelaparan adalah kebetulan sejarah.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan secara langsung menyatakan bahwa ini adalah hukuman dari-Nya, bukan kebetulan.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 14:15

Menipu orang lain dengan ajaran yang menyesatkan sangat serius di hadapan Tuhan. Jangan menjadi perantara yang membawa orang untuk menjauh dari kebenaran.

Tuhan, mampukan kami untuk hidup jujur dan tidak menyesatkan orang lain, agar kami terhindar dari hukuman yang berat. Amin.